Menteri Koperasi dan Bupati Ipuk Sepakati Percepatan Pengembangan KDMP di Banyuwangi

jpnuktwovd_whatsapp-image-2025-12-11-at-083819

BANYUWANGI (AktualLine)–Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Kementerian Koperasi dan UKM RI menyepakati percepatan pembangunan serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Kantor Kemenkop, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Penandatanganan itu turut disaksikan Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah.

Bupati Ipuk menyampaikan bahwa MoU ini menjadi pijakan penting bagi Banyuwangi untuk mengembangkan KDMP sesuai kebijakan nasional dan karakter wilayah.

“Bagi kami KDMP ini menjadi sebuah hal baru bagi daerah, sehingga kami membutuhkan pendampingan agar KDMP di Banyuwangi sejalan dengan asta cita Bapak Presiden. Terima kasih Pak Menteri dan Bu Wamen Koperasi atas fasilitasinya,” kata Ipuk.

Ia menambahkan, Banyuwangi memiliki 217 desa dan kelurahan yang seluruhnya masuk dalam wilayah pengembangan KDMP. Karena itu, dukungan dari Kemenkop diperlukan agar pelaksanaannya tetap fokus dan berkelanjutan.

“Kementerian memberi panduan agar pengembangan KDMP mengikuti karakter desa masing-masing,” terang Ipuk.

MoU ini mencakup percepatan pembangunan gerai dan fasilitas pergudangan KDMP, serta penguatan usaha koperasi berdasarkan potensi lokal desa di Banyuwangi.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan bahwa pola pengembangan koperasi desa ini sejalan dengan arah kemandirian ekonomi yang ditekankan Presiden Prabowo.

“Saya kemarin telah meresmikan KDMP Tukang Kayu di Banyuwangi. Koperasinya bagus dan beberapa produk dibuat oleh usaha lokal setempat seperti kopi. Ini bagus dan bisa menjadi contoh,” jelas Ferry.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan koperasi desa perlu dibarengi peningkatan sarpras yang memadai.

“Bila di Banyuwangi masih ada koperasi desanya yang kekurangan sarpras, Ibu Bupati bisa kirim datanya ke kami. Nanti kami bantu penuhi,” tambahnya.

Sementara itu, Wamenkop Farida menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan kebijakan nasional terkait KDMP. Menurutnya, dukungan kepala daerah sangat menentukan keberhasilan program.

“Kami senang dukungan kepala daerah seperti Banyuwangi yang pro aktif datang langsung ke kami untuk memperdalam dan bergerak bersama dalam percepatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” katanya.

Bupati Ipuk sebelumnya juga menjelaskan bahwa kerja sama ini akan semakin memaksimalkan penguatan koperasi di Banyuwangi karena adanya arahan langsung dari Kemenkop. “Alhamdulillah, dengan MoU ini koperasi merah putih bisa berkembang lebih optimal,” ucapnya.

Dengan beragam karakter desa seperti wilayah pesisir, pegunungan, hutan, pertanian, hingga kawasan perdagangan, Ipuk meyakini bahwa implementasi KDMP di Banyuwangi bisa menjadi model pengembangan koperasi yang berbasis potensi nyata di lapangan. (tim)