Sedekah Oksigen Digelar, Ribuan Bibit Pohon Dibagikan Gratis kepada Warga
BANYUWANGI (AktualLine)–Gerakan Sedekah Oksigen kembali digelorakan di Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Perum Perhutani KPH Banyuwangi Raya membagikan ribuan bibit pohon secara cuma-cuma kepada masyarakat, Senin (5/1/2026).
Sebanyak 2.026 bibit pohon disalurkan kepada pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di depan Kantor Perhutani KPH Banyuwangi Raya, Jalan Jaksa Agung Suprapto. Aksi ini menarik perhatian warga sejak pagi hari.
Beragam jenis bibit produktif dan kehutanan dibagikan, di antaranya alpukat, durian, sirsak, dan salam. Tanaman tersebut dipilih karena dinilai sesuai dengan kondisi geografis hampir seluruh wilayah Banyuwangi.
Antusiasme warga tampak jelas. Para pengendara rela memperlambat laju kendaraan demi menerima bibit yang dibagikan petugas.
“Senang sekali, dapat bibit pohon sirsak dan durian. Nanti akan saya tanam di halaman rumah,” kata Wiwin, salah satu warga penerima bibit.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono yang turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Perhutani atas dukungannya dalam gerakan lingkungan ini.
“Terima kasih kepada Perhutani yang terus mengawal dan menggalakkan gerakan sedekah oksigen. Semoga aksi ini berdampak pada lingkungan yang semakin sehat, ekonomi rakyat, serta ketahanan ekosistem yang kuat,” jelas Mujiono.
Ia menambahkan, gerakan Sedekah Oksigen telah dilakukan secara masif sejak tahun 2016 sebagai upaya membangun budaya menanam pohon secara berkelanjutan. Sejak digulirkan, jutaan pohon telah tertanam di berbagai wilayah Banyuwangi.
Hingga kini, Pemkab Banyuwangi terus memperluas pelaksanaan program tersebut melalui sejumlah kebijakan. Salah satunya, mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) yang naik pangkat untuk menyumbangkan satu bibit pohon.
Selain itu, beberapa waktu lalu sebanyak 4.888 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang baru diangkat juga mendonasikan satu bibit pohon berkayu sebagai wujud rasa syukur atas pengangkatan sebagai ASN.
Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Raya Mukhlisin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi sekaligus upaya melibatkan masyarakat secara langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Ini sinergi dengan program Sedekah Oksigen yang sudah dilaksanakan Pemkab Banyuwangi sejak 2016. Menjadi aksi nyata bersama dalam menjaga lingkungan melalui penghijauan,” terangnya.
Ia juga menegaskan bahwa Perhutani tidak hanya membagikan bibit kepada masyarakat, tetapi secara rutin melakukan kegiatan penghijauan di kawasan hutan.
“Setiap kegiatan penebangan selalu diikuti regenerasi. Pada 2025 saja, di KPH Banyuwangi Raya sudah ditanam sekitar 500 ribu tanaman kehutanan dan tanaman buah berkayu,” katanya. (tim)
