Ribuan Anggota Polri Terima Satyalancana, Kapolda Jatim Tekankan Pengabdian Tanpa Cela
SURABAYA (AktualLine)—Polda Jawa Timur memberikan tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada ribuan personel Polri dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan Mapolda Jatim, Senin (19/1/2026).
Sebanyak 2.684 personel menerima penganugerahan tersebut. Rinciannya, 542 personel berasal dari satuan kerja Polda Jawa Timur dan 2.142 personel lainnya merupakan anggota Polres jajaran.
Upacara yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si, dan diikuti oleh para pejabat utama Polda Jatim, Kapolres jajaran, seluruh personel, serta ASN Polri.
Kapolda Jatim menjelaskan bahwa tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian merupakan penghargaan tertinggi dari negara yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada anggota Polri yang memiliki dedikasi, loyalitas, serta pengabdian tanpa cacat selama masa dinas.
Ia menerangkan, tanda kehormatan tersebut hanya dapat diperoleh oleh anggota Polri yang telah mengabdi secara terus-menerus selama 8, 16, 24, hingga 32 tahun, dengan catatan tidak memiliki pelanggaran, serta menunjukkan integritas moral, keteladanan sikap, dan jasa nyata bagi institusi maupun negara.
Dalam amanatnya, Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan bahwa peringatan Hari Kesadaran Nasional yang dirangkai dengan penganugerahan tanda kehormatan harus dijadikan sebagai refleksi sekaligus penguat komitmen pengabdian di awal tahun 2026.
“Jangan jadikan pergantian tahun hanya sekadar pergantian kalender, namun jadikan sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Irjen Nanang.
Ia juga menekankan agar penghargaan yang diterima tidak dipandang sebatas pemenuhan hak administratif semata.
“Penganugerahan ini jangan dimaknai sekadar sebagai pemenuhan hak administratif, tetapi sebagai simbol apresiasi tertinggi dari negara atas konsistensi dalam menjaga marwah Kepolisian,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolda Jatim mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur, dengan kembali menggelorakan semangat Jogo Jatim.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya reformasi birokrasi Polri yang berorientasi pada pelayanan publik, sejalan dengan slogan Polri Untuk Masyarakat, agar Polri benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan, serta problem solver di tengah masyarakat.
“Semoga penghargaan yang diterima hari ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh personel Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja, menjadi SDM Polri yang unggul, kreatif, dan inovatif demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya. (tim)
