Dukung Percepatan Kesembuhan TB, Banyuwangi Terima 60 Ribu Sachet Susu dari Kemenkes
BANYUWANGI (AktualLine)–Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menerima bantuan nutrisi berupa 60 ribu sachet susu pendamping bagi pasien tuberkulosis (TB paru) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Bantuan ini merupakan bagian dari program percontohan nasional untuk mendukung keberhasilan pengobatan TB.
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat menjelaskan, bantuan tersebut dikirim dalam 1.000 dus, di mana setiap dus berisi 60 sachet susu formula berbahan dasar susu kambing dan ekstrak kurma.
“Bantuan dari Kemenkes sudah kami terima secara bertahap sejak pertengahan Januari. Total ada 60 ribu sachet susu yang dikemas dalam 1000 dus,” terang Amir.
Ia menambahkan, susu tersebut akan disalurkan kepada pasien TB dari kelompok ekonomi menengah ke bawah yang saat ini sedang menjalani terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT).
“Setiap pasien akan menerima 60 sachet susu untuk kebutuhan satu bulan. Dengan tambahan nutrisi ini, harapannya kondisi fisik pasien semakin kuat sehingga meningkatkan keberhasilan pengobatan TB yang sedang mereka jalani,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah pusat dalam mempercepat proses penyembuhan pasien TB.
“Ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Kesehatan untuk mempercepat penyembuhan pasien TBC,” kata Ipuk, Kamis (29/1/2026).
Ipuk juga mengungkapkan bahwa perhatian terhadap penanganan TB terus menjadi fokus Pemkab Banyuwangi. Pada tahun 2024 tercatat 2.940 kasus TB, dan meningkat menjadi 3.057 kasus pada tahun 2025.
“Semoga ini menjadi pelengkap penanganan TBC selama ini. Selain pengobatan kami juga terus mendorong pengendalian penyakit dan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat. Edukasi terkait sanitasi, air bersih, dan gizi seimbang, kami terus gencarkan,” terangnya.
Saat ini, seluruh bantuan susu pendamping tersebut telah didistribusikan ke puskesmas-puskesmas di seluruh wilayah Banyuwangi. Penyaluran kepada pasien direncanakan mulai awal Februari.
“InshaAllah awal Februari mulai kita lakukan penyaluran kepada pasien melalui puskesmas-pukesmas,” ungkap Amir.
Melalui program ini, Dinas Kesehatan menargetkan adanya peningkatan signifikan pada angka kesembuhan TB di Banyuwangi.
“Saat ini, tingkat kesembuhan TB di Banyuwangi berada di angka 88 persen. Dengan program ini harapnnya bisa meningkat menjadi 95 persen,” pungkasnya. (tim)
