Resmi Dilantik, Dwi Yanto Nahkodai Baznas Banyuwangi Lima Tahun ke Depan

pnnjuksrcx_whatsapp-image-2026-02-12-at-162845

BANYUWANGI (AktualLine)–Upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Terbaru, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani secara resmi melantik jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2026-2031 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (12/2/2026).

Dalam struktur baru ini, Dwi Yanto dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Baznas Banyuwangi menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Lukman Hakim.

Bupati Ipuk menekankan pentingnya profesionalisme dan adaptasi teknologi di tubuh Baznas. Beliau mendorong lembaga pengelola zakat ini untuk terus berinovasi, terutama dalam memanfaatkan sistem digital guna mempermudah masyarakat dalam beribadah zakat.

“Dengan digitalisasi, para muzakki yang ingin menitipkan zakatnya tidak perlu lagi repot datang ke kantor, cukup melalui platform yang bisa diakses dari mana saja,” saran Ipuk.

Selain itu, ia berharap Baznas mampu memperluas jaringan dengan menggandeng berbagai mitra strategis di Bumi Blambangan agar penyaluran bantuan bisa semakin masif dan tepat sasaran.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Baznas Banyuwangi yang baru dilantik, Dwi Yanto, menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi penuh dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap bermitra dengan pemkab untuk menjalankan semua kegiatan sosial yang berkaitan dengan kepentingan mustahik,” tegas Dwi.

Ia menambahkan bahwa agenda ke depan mencakup evaluasi program lama serta peningkatan layanan, termasuk bedah rumah, beasiswa pendidikan, hingga penguatan ekonomi UMKM.

“Semoga ke depan Baznas mampu menghadirkan layanan zakat yang lebih cepat, mudah, dan amanah,” imbuhnya.

Bupati Ipuk menyebut Baznas sebagai mitra krusial dalam mendukung program pembangunan daerah. Ia mengapresiasi kontribusi Baznas yang selama ini turut andil dalam tren penurunan angka kemiskinan di Banyuwangi melalui kerja kolektif.

“Angka kemiskinan di Banyuwangi yang terus turun berkat kerja keroyokan semua pihak, termasuk Baznas. Sinergi baik ini harus terus kita pertahankan dan kita lanjutkan,” jelas Ipuk.

Melalui semangat ‘tandang bareng’ atau bekerja bersama-sama, Bupati optimis kesejahteraan warga prasejahtera, lansia miskin, hingga pelaku usaha kecil akan semakin meningkat.

“Saya berharap pimpinan baru bisa meneruskan tren positif dari kepengurusan sebelumnya. Prestasi Baznas harus terus ditingkatkan,” pungkasnya. (tim)