Pelayanan SIM di Banyuwangi Kian Humanis, Pemohon Akui Proses Cepat dan Tidak Dipersulit

IMG-20260708-WA0033

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Pelayanan pembuatan maupun perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Satlantas Polresta Banyuwangi kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Berbagai pemohon mengaku proses yang mereka jalani berlangsung mudah, cepat, dan didukung pelayanan petugas yang ramah, Rabu (8/7/2026).

Pelayanan yang terus dibenahi tersebut merupakan bagian dari upaya Satlantas Polresta Banyuwangi untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan humanis. Komitmen itu juga menjadi penguatan pelayanan prima setelah peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kanit Regident Satlantas Polresta Banyuwangi, AKP Famda Egga Prasnada, melalui Baur SIM Satpas Banyuwangi, Aipda I Putu Gede Juliardana, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang mengurus SIM baru maupun perpanjangan.

“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan yang ramah, mudah, transparan, dan humanis kepada seluruh masyarakat. Kami ingin memastikan setiap pemohon mendapatkan pelayanan sesuai prosedur tanpa dipersulit,” katanya.

Menurutnya, seluruh tahapan penerbitan SIM tetap dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Proses tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, tes psikologi, ujian teori, hingga ujian praktik. Meski demikian, seluruh rangkaian pelayanan dikemas dengan pendekatan yang lebih komunikatif serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Salah seorang pemohon, Vito Fachri, warga Boyolangu, Kecamatan Giri, mengaku terkesan dengan pelayanan yang diterimanya. Pemuda berusia 18 tahun itu mengurus SIM sebagai salah satu syarat untuk mendaftar menjadi pengemudi ojek daring.

“Saya baru lulus sekolah dan ingin membuat SIM untuk persyaratan mendaftar ojek online. Prosesnya ternyata mudah, mulai tes kesehatan, psikotes sampai praktik berjalan lancar. Petugas juga ramah dan tidak mempersulit,” ungkap Vito.

Hal senada disampaikan Muhammad Ilham Pratama, warga Kalibaru. Ia mengaku sebelumnya sempat mendengar anggapan bahwa proses pembuatan SIM cukup rumit. Namun setelah mengurusnya secara langsung, kesan tersebut berubah.

“Awalnya saya dengar dari masyarakat kalau bikin SIM itu susah. Setelah saya datang langsung, ternyata prosesnya mudah, petugasnya ramah dan membantu menjelaskan setiap tahapan,” katanya.

Melalui pelayanan yang semakin terbuka, profesional, dan mengedepankan sisi humanis, Satlantas Polresta Banyuwangi berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik terus meningkat. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan semakin sadar akan pentingnya memiliki SIM sebagai bukti kompetensi dan legalitas saat berkendara di jalan raya. (tim)