ASN Banyuwangi Diminta Tingkatkan Pelayanan, Ego Sektoral Harus Dihilangkan

tppesrzbix_whatsapp-image-2026-07-09-at-104808

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi ego sektoral dalam penyelenggaraan pemerintahan sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui kerja sama lintas perangkat daerah.

Pesan tersebut disampaikan Ipuk saat memimpin apel pagi sekaligus memberikan arahan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banyuwangi, Kamis (9/7/2026).

“Bapak-Ibu abdi negara, pelayan masyarakat. Maka mari kita semuanya layani Banyuwangi, layani masyarakat Banyuwangi. Apapun itu permasalahannya, tidak boleh ada yang lambat,” tegas Ipuk.

Menurut Ipuk, kebiasaan saling melempar tanggung jawab harus diakhiri. Seluruh ASN diminta lebih proaktif dalam merespons berbagai persoalan yang ditemui di lapangan, termasuk segera menindaklanjuti atau melaporkan persoalan sosial, seperti tumpukan sampah di jalan kepada instansi yang berwenang.

“Saya minta seluruh ASN tidak boleh ada yang acuh terhadap keluhan warga. Setiap warga wajib kita layani. Dan itu tugas kita semuanya,” sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ipuk juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah.

Menurutnya, berbagai inovasi yang dilakukan mampu menjaga kinerja pemerintah daerah tetap baik meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal.

“Terimakasih atas pengabdian dan dedikasinya bapak ibu sekalian yang telah mendukung berbagai program pemerintah daerah. Termasuk Gerakan ASN Berbagi yang berjalan selama ini,” kata Ipuk.

Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi merupakan program yang mendorong ASN secara rutin menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan tersebut antara lain berupa paket sembako bagi warga kurang mampu yang masuk desil 1 hingga desil 3, penyediaan alat tulis sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu saat tahun ajaran baru, hingga pemberian alat bantu seperti kursi roda dan alat bantu jalan bagi penyandang disabilitas.

Selain menekankan pelayanan publik, Ipuk juga meminta seluruh ASN menjaga kebersihan lingkungan kerja, berpenampilan rapi, serta memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, sikap tersebut menjadi bagian penting karena Banyuwangi merupakan daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata.

“Kita adalah bagian dari daerah berbasis pariwisata, maka hospitality adalah sebuah kewajiban,” tegas Ipuk.

Di akhir arahannya, Ipuk mengajak seluruh perangkat daerah terus memperkuat ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di tengah kondisi fiskal yang masih terbatas. (tim)