Satbrimob Polda Jatim Gerakkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru
LUMAJANG — Penanganan pasca erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang terus diperkuat melalui kehadiran Satbrimob Polda Jawa Timur. Dukungan ini menjadi bagian dari operasi kemanusiaan Polri yang berfokus pada keselamatan warga, kelancaran distribusi bantuan, serta pemulihan fisik dan psikososial di daerah yang terdampak.
Seluruh kegiatan dilaksanakan bersama pemerintah daerah, TNI, para relawan, dan sejumlah pemangku kepentingan lain agar proses pemulihan dapat berlangsung cepat dan terkoordinasi.
Sehari sebelumnya, Jumat (21/11/2025), Polda Jawa Timur telah melepas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk dua titik pengungsian utama di Kecamatan Pronojiwo, yaitu Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo. Bantuan diberangkatkan langsung dari Mapolda Jatim oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., beserta sejumlah Pejabat Utama.
Dengan status Gunung Semeru yang berada pada Level IV (Awas), suplai logistik diarahkan untuk memenuhi kebutuhan kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, serta penyandang disabilitas. Di antara bantuan terdapat susu balita, popok, kasur bayi, pakaian anak, 450 selimut untuk kalangan lansia, dan 300 paket makanan ringan bagi anak-anak dan remaja.
Brigjen Pasma menekankan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan dengan pendekatan yang humanis mengingat para pengungsi masih mengalami tekanan emosional pascabencana.
Pada Sabtu dini hari, 22 November 2025, satu Satuan Setingkat Kompi (36 personel) Satbrimob yang dipimpin Danyon B Pelopor Kompol Toni Agus Salim, S.H., M.M., telah bergerak menuju Kecamatan Pronojiwo untuk memperkuat penanganan darurat.
Dansatbrimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa sejak pukul 04.30 WIB dapur lapangan Brimob sudah beroperasi menyiapkan ratusan porsi makanan gratis setiap hari bagi warga terdampak dan para petugas SAR. Kehadiran dapur umum ini menjadi titik yang memberi rasa hangat di tengah suhu dingin dan suasana darurat, sekaligus memperkuat solidaritas antara petugas dan masyarakat.
Memasuki pagi hari, personel melaksanakan apel pengecekan dan pembagian tugas di bawah pimpinan AKBP Toni Agus Salim guna memastikan seluruh operasi berjalan aman dan tertib. Setelah itu, petugas langsung membantu warga membersihkan material vulkanik di rumah-rumah penduduk.
Banyak keluarga yang merasa kewalahan menghadapi tumpukan abu dan barang-barang yang perlu dipindahkan, sehingga kehadiran Brimob yang ikut mengangkut perabot, menyingkirkan material, dan membantu menata kembali hunian menjadi pertolongan yang sangat berarti.
Upaya pemulihan juga menyasar sisi psikologis warga, terutama anak-anak. Pada pukul 09.00 WIB, Bripka Arif bersama dua personel melakukan kegiatan trauma healing di SDN 04 Pronojiwo. Lewat aktivitas bermain, kegiatan kreatif, dan pendampingan emosional, anak-anak diajak kembali merasa aman serta mampu melepaskan ketegangan setelah peristiwa erupsi. Tawa yang mulai muncul dari halaman sekolah menjadi tanda bahwa proses pemulihan tidak hanya menyentuh bangunan fisik, tapi juga hati para korban.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Pos Dapur Lapangan Brimob di Desa Supit Urang menerima kunjungan perwakilan Presiden Republik Indonesia. Tim tersebut meninjau langsung kesiapan logistik, pengoperasian dapur lapangan, serta layanan pendampingan bagi warga terdampak.
Kehadiran utusan pemerintah pusat ini memperkuat koordinasi nasional dan memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil di daerah selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Polda Jawa Timur menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan kemanusiaan akan terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih. Berbagai aktivitas Brimob di lapangan—mulai dari dapur umum, pembersihan area pemukiman, hingga layanan trauma healing—menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu warga Lumajang bangkit dari dampak erupsi Semeru.
Polri juga memastikan informasi dan perkembangan penanganan bencana akan terus disampaikan secara terbuka, cepat, dan responsif. (tim)
