Danu Budiyono Tegaskan Isu Zulkifli Hasan Terkait Banjir Sumatera adalah Fitnah Keji
Danu Budiyono, Aktivis Prodem sekaligus Kader PAN Banyuwangi, sebut isu yang mengaitkan Zulkifli Hasan dengan banjir Sumatera tidak berdasar
BANYUWANGI (AktualLine)–Aktivis Pro Demokrasi Tapal Kuda Jawa Timur sekaligus Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Banyuwangi, Danu Budiyono, menegaskan bahwa tuduhan yang mengaitkan Zulkifli Hasan dengan bencana banjir bandang di Sumatera merupakan fitnah keji dan tidak berdasar.
Menurut Danu, narasi sesat itu kembali mencuat setelah beredarnya potongan video lama tahun 2013 yang menampilkan pertemuan Zulkifli Hasan dengan Harrison Ford, dalam dokumenter lingkungan Years of Living Dangerously. Video tersebut kembali viral di media sosial usai terjadi bencana banjir di akhir November 2025.
“Ini aneh, setiap ada bencana besar, video lama itu selalu dimunculkan lagi dengan potongan yang tidak utuh, ditambah narasi kebencian. Ini jelas upaya framing dan pembunuhan karakter,” tegas Danu, Sabtu (6/12/2025).
Ia menilai, masifnya penyebaran video tersebut juga diperkuat oleh banyak akun anonim dengan ribuan pengikut, yang menyertakan narasi seolah-olah banjir di Sumatera merupakan dampak kebijakan Zulkifli Hasan saat menjabat Menteri Kehutanan periode 2009–2014.
“Kalau ditarik secara logika saja, tidak masuk akal. Mana mungkin izin tahun 2009 lalu penebangannya baru terjadi 15 tahun kemudian dan langsung menyebabkan banjir sekarang,” tukasnya.
Danu juga meluruskan bahwa fakta di lapangan, objek yang dilepaskan melalui SK Menhut No 673 dan 878/Menhut-II/2014 bukanlah untuk perusahaan, melainkan lahan garapan masyarakat, pemukiman, fasilitas umum, sekolah, dan jalan, atas permintaan pemerintah daerah serta masyarakat demi kepastian hukum tata ruang.
“Jadi bukan bagi-bagi izin perusahaan. Ini murni untuk legalitas ruang hidup rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Danu menilai isu tersebut sengaja digoreng untuk menjatuhkan citra Zulkifli Hasan yang saat ini dipercaya Presiden Prabowo Subianto mengemban berbagai tugas strategis nasional.
Di antaranya sebagai Menko Bidang Pangan, Ketua Tim Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ketua Komite Pengarah Nilai Ekonomi Karbon (NEK), Tim Percepatan Swasembada Pangan, Energi, dan Air, serta Ketua Satgas Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
“Semua tugas beliau menunjukkan kinerja nyata. Bahkan beliau mendapat tanda kehormatan dari Presiden Prabowo serta berbagai penghargaan nasional sepanjang 2025,” jelas Danu.
Dirinya juga menambahkan, Zulkifli Hasan turut pula meraih sejumlah apresiasi, di antaranya dari iNews Media Group dalam Anugerah Penggerak Nusantara 2025, CNN Indonesia Awards 2025, serta detikcom Awards 2025 sebagai Tokoh Percepatan Swasembada Pangan.
Danu mengajak semua pihak untuk lebih bijak menyikapi informasi, terlebih di tengah situasi bencana.
“Di saat masyarakat sedang berduka, seharusnya kita menguatkan solidaritas, membantu pemulihan dan mitigasi, bukan malah menyebar fitnah dan kebencian,” pungkasnya. (tim)
