Antisipasi Arus Mudik Lebaran, KAI Siagakan Petugas Tambahan di Perlintasan Tanpa Palang di Banyuwangi
BANYUWANGI (AktualLine.com)–Menjelang Lebaran, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember menyiagakan puluhan petugas tambahan di sejumlah perlintasan sebidang tanpa palang pintu di wilayah Banyuwangi.
Petugas yang disiagakan merupakan Petugas Jaga Lintasan Ekstra (PJL Ekstra). Mereka akan membantu pengaturan lalu lintas serta meningkatkan kewaspadaan di titik perlintasan yang belum memiliki penjagaan permanen.
Para personel tersebut dijadwalkan bertugas mulai 18 hingga 31 Maret 2026 untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama saat arus kendaraan meningkat pada musim mudik Lebaran.
“Di Banyuwangi ada 12 titik dengan 22 petugas tambahan yang kami siagakan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026,” kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro di Banyuwangi, Rabu (11/3/2026).
Secara keseluruhan, KAI Daop 9 Jember menurunkan 107 PJL Ekstra yang ditempatkan di 55 titik perlintasan sebidang yang tersebar dari Pasuruan hingga Ketapang.
“Penempatan ini kami sesuaikan dengan tingkat kepadatan jalur dan jumlah perlintasan di masing-masing wilayah,” ujar Cahyo.
Selain menyiagakan penjaga lintasan, KAI Daop 9 juga menambah 19 petugas penilik jalur ekstra yang bertugas memantau kondisi rel di 19 petak jalur dari Pasuruan sampai Ketapang.
“Dengan tambahan ini, jika ada potensi gangguan prasarana bisa segera terdeteksi dan ditangani lebih cepat,” jelasnya.
KAI juga menempatkan personel di empat daerah pengawasan khusus (Dapsus) yang dinilai rawan, yakni satu titik di Pasuruan, dua di Jember, dan satu di Banyuwangi.
Beberapa titik tersebut berada di kawasan jembatan dan terowongan Merawan-Garahan yang memiliki potensi longsor cukup tinggi. “Total ada delapan petugas tambahan yang kami siagakan di titik rawan selama periode Lebaran,” sambungnya. (tim)
