Hari Kesadaran Nasional, Wabup Mujiono Dorong ASN Banyuwangi Tingkatkan Dedikasi Pelayanan
BANYUWANGI (AktualLine)–Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Kantor Bupati Banyuwangi, Senin (19/1/2026).
Upacara HKN tersebut diikuti sekitar 800 ASN, baik yang hadir langsung di lokasi upacara maupun yang mengikuti secara daring dari masing-masing kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Banyuwangi.
Dalam amanatnya, Mujiono menegaskan bahwa ASN memegang peran penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, pemerintahan yang bersih, serta pembangunan yang berkeadilan.
“Di momen HKN, mari kita perkukuh komitmen sebagai abdi negara. Mari bekerja dengan ritme yang lebih cepat, dan komitmen pengabdian yang lebih kuat. Banyuwangi harus melaju, dengan birokrasi harus menjadi penggeraknya,” kata Mujiono.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan ke depan akan semakin kompleks, terutama dengan diterapkannya kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat. Karena itu, ASN dituntut untuk semakin profesional dan adaptif.
Menjawab kondisi tersebut, Mujiono meminta birokrasi Banyuwangi untuk bekerja lebih gesit, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata.
Menurutnya, ASN tidak cukup hanya bekerja keras, tetapi juga harus bekerja secara cerdas dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Tidak sekadar bekerja keras, tetapi ASN harus bekerja cerdas dan berdampak,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antar OPD dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan. Mujiono menegaskan bahwa setiap perencanaan harus semakin tajam dalam menyasar upaya pengentasan kemiskinan.
“Kolaborasi antar OPD juga harus diperkuat. Begitu juga perencanaan dan pelaksanaan program, harus semakin tajam pada sasaran pengentasan kemiskinan. Setiap rupiah anggaran harus jelas kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif,” terangnya.
Tak hanya itu, Mujiono juga mengajak seluruh ASN untuk terus bersinergi dalam mendukung berbagai target Pemkab Banyuwangi, salah satunya dalam menekan angka kemiskinan.
“Berbagai program sudah kita gulirkan untuk penanganan kemiskinan. Termasuk Banyuwangi Berbagi yang rutin digelar setiap bulan untuk membantu warga yang kurang mampu. Kami berharap, ASN bisa terus bergotong royong mensukseskan program ini,” pungkasnya. (tim)
