Jembatan Alasbulu Rusak, Arus Kendaraan di Pantura Banyuwangi–Situbondo Dibatasi
BANYUWANGI (AktualLine)–Kerusakan pada Jembatan Alasbulu di Desa Alasbulu, Kecamatan Wongsorejo, membuat arus lalu lintas di jalur nasional Pantura Banyuwangi–Situbondo harus dikendalikan secara ketat. Jembatan tersebut dilaporkan mengalami ambrol sehingga kendaraan bertonase besar tidak diperbolehkan melintas.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026, dan diketahui sekitar pukul 10.50 WIB. Setelah menerima laporan, jajaran Polsek Wongsorejo langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan jalur.
Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, petugas memasang barier dan rambu peringatan di sekitar jembatan. Pengaturan arus lalu lintas di lapangan dipimpin Kanit Lantas Polsek Wongsorejo, Aiptu Moch. Angwar, bersama Bripka Rizki.
Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, SH, menjelaskan bahwa langkah cepat dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
“Langkah ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan dan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata AKP Eko Darmawan.
Di lokasi kejadian, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan Lutfi, perwakilan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, yang melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jembatan. Dari hasil koordinasi tersebut, kerusakan Jembatan Alasbulu telah dilaporkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Timur.
Pihak PU Provinsi Jatim akan segera melakukan penanganan dan perbaikan, termasuk pendataan kebutuhan material yang diperlukan untuk memulihkan kondisi jembatan agar kembali berfungsi normal.
Sementara itu, hingga proses penanganan dilakukan, pengaturan lalu lintas dan pengamanan di sekitar lokasi terus berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan bermuatan besar, agar mematuhi rambu-rambu serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (tim)
