Kejar Perbaikan Sebelum Lebaran, Pemkab Banyuwangi Turunkan Satgas Tambal Jalan

IMG-20260205-WA0068

BANYUWANGI (AktualLine)–Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengerahkan Satgas Jalan Berlubang untuk mempercepat perbaikan ruas jalan yang rusak di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama menjelang arus Lebaran.

Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso, menjelaskan bahwa saat ini perbaikan jalan terus dikebut, khususnya di titik-titik yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Perbaikan jalan terus kita lakukan. Hari ini saja hampir 150 titik jalan yang kita lakukan perbaikan. Targetnya, di Lebaran nanti perbaikan jalan-jalan utama baik di kota maupun di desa selesai,” kata Budi saat meninjau proses perbaikan di Jalan Kepiting, Banyuwangi, Kamis (5/2/2026).

Ia menyebutkan, Satgas Jalan Berlubang dibagi ke dalam empat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), yakni UPTD Banyuwangi, Rogojampi, Genteng, dan Bangorejo. Keempat tim ini mulai bergerak serentak melakukan penambalan di sejumlah ruas.

Beberapa jalan di wilayah perkotaan yang menjadi sasaran di antaranya Jalan Kepiting, Kolonel Sugiono, MT Haryono, Imam Bonjol, Kartini, Sayuwiwit, D.I. Panjaitan, serta MH Thamrin.

Menurut Budi, prioritas perbaikan difokuskan pada jalan protokol dan jalur dengan kepadatan lalu lintas tinggi. Metode yang digunakan yakni penambalan dengan material hotmix agar hasilnya lebih kuat dan tahan lama.

Ia juga mengungkapkan bahwa tingginya curah hujan menjadi salah satu penyebab utama munculnya lubang di jalan, karena genangan air dapat mempercepat pengikisan lapisan aspal.

Meski demikian, Pemkab Banyuwangi mengambil langkah cepat dengan terus mengintensifkan program penambalan di berbagai titik.

“Tim bakal standby, secara bertahap ketika ada laporan jalan berlubang langsung kita gerak untuk dilakukan perbaikan dan penambalan,” terangnya.

Budi menargetkan seluruh titik kerusakan bisa tertangani secara menyeluruh agar risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dapat ditekan seminimal mungkin.

“Karena perbaikan ini upaya kami memastikan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan bagi masyarakat. Khususnya para pengguna jalan yang melintas,” jelasnya. (tim)