Koral Hias Budidaya Banyuwangi Tembus Pasar Dunia

lvidikqvey_whatsapp-image-2026-02-24-at-205005

BANYUWANGI (AktualLine.com)– Budidaya koral hias di Banyuwangi terus berkembang dan menjadi salah satu komoditas laut yang diminati pasar internasional. Produk koral hias dari daerah ini telah dipasarkan ke berbagai negara di Asia, Amerika, hingga Eropa.

Salah satu pelaku usaha yang aktif mengekspor adalah Sri Kandi Aquarium Banyuwangi yang berlokasi di Kecamatan Kalipuro. Usaha ini secara rutin mengirim koral hias ke berbagai negara untuk memenuhi kebutuhan akuarium laut rumahan yang kini semakin populer.

Pemilik Sri Kandi Aquarium, I Ketut Sukandi, menjelaskan bahwa proses penanaman koral dilakukan langsung di laut sebelum dipanen sesuai kebutuhan pasar.

“Penanaman kita lakukan di laut. Untuk kebutuhan ekspor, biasanya kita panen antara usia 3 bulan hingga 2 tahun, sesuai permintaan pasar,” kata I Ketut Sukandi saat menerima kunjungan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (23/2/2026).

Menurut Sukandi, usahanya telah mengantongi izin ekspor dari kementerian sejak tahun 2011 dan hingga kini permintaan terus meningkat.

“Permintaan terus bertambah. Saat ini pasar terbesar kami adalah China, Amerika Serikat dan Eropa,” jelasnya.

Di tempat budidaya tersebut terdapat sekitar 39 jenis koral yang dikembangkan. Dua jenis yang paling banyak diminati adalah Euphyllia dan Acropora karena memiliki warna yang beragam dan menarik.

Sebelum dikirim ke luar negeri, koral yang telah dipanen ditempatkan di akuarium khusus. Terdapat sekitar 20 akuarium air laut yang masing-masing mampu menampung sekitar 200 koral siap ekspor. Setiap akuarium dilengkapi sistem sirkulasi air serta sinar Ultra Violet (UV).

Dalam sekali pengiriman, jumlah koral yang diekspor berkisar antara 200 hingga 1.200 pieces dengan nilai mencapai sekitar USD 6.000.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi pengembangan koral hias melalui sistem budidaya tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan perekonomian daerah tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan laut.

“Koralnya cantik-cantik dan banyak ragamnya, dan ini semua merupakan hasil budidaya,” terang Ipuk. (tim)