Korsleting di Kamar Tidur, Rumah Warga Segobang Licin Banyuwangi Ludes Terbakar
BANYUWANGI (AktualLine)–Sebuah rumah semi permanen milik warga di Dusun Segobang Timur, Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, hangus dilalap api pada Sabtu sore (7/2/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik.
Rumah tersebut diketahui milik Abdul Rohim (43). Saat peristiwa terjadi, Abdul Rohim sedang bekerja di Bali. Sementara istrinya tidak berada di dalam rumah karena sedang bertamu ke rumah tetangga, sehingga bangunan dalam kondisi kosong.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sapi’i yang mendengar suara seperti percikan dari dalam rumah. Ia kemudian memanggil Achmad Riza untuk memastikan sumber suara tersebut. Tak lama berselang, warga sekitar berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi menerima laporan kejadian dari warga bernama Fatimatul Zahro (27) pada pukul 17.26 WIB. Petugas kemudian langsung meluncur ke lokasi dan tiba sekitar pukul 17.53 WIB setelah menempuh jarak kurang lebih 15,8 kilometer.
Setibanya di lokasi, petugas menggelar lima roll selang dan nozzle yang terhubung dengan unit Ayaax 03, kemudian diperkuat oleh armada Fire Doome 04.
Proses pemadaman difokuskan pada titik api di bagian tengah bangunan, sebelum merambat ke sisi-sisi rumah untuk memastikan api tidak kembali menyala. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.10 WIB.
Selanjutnya, petugas melakukan pendinginan serta pembongkaran material yang terbakar guna mencegah terjadinya penyalaan ulang. Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 18.43 WIB.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, titik awal api diduga berasal dari kamar tidur akibat serabut kabel listrik yang mengalami korsleting dan mengenai kasur. Api dengan cepat membesar karena sebagian besar material rumah terbuat dari kayu, bambu, dan triplek.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp75 juta, mencakup bangunan rumah, lemari, kasur, perabot dapur, serta sejumlah barang elektronik.
Untuk menangani kebakaran ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi mengerahkan tiga unit armada, yakni Ayaax 03, Fire Doome 04, dan Fire Doome 05, dengan dukungan 11 personel dari Regu Brama 1, Regu Brama 2, Humas, dan Redkar, serta dibantu unsur TNI dan warga sekitar. (tim)
