Pantau Lonjakan Wisatawan Nataru, Kabasarnas RI hingga Kapolda Jatim Tinjau Langsung Banyuwangi

xjadzejtao_whatsapp-image-2025-12-29-at-164146

BANYUWANGI (AktualLine)–Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu daerah tujuan favorit wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Tingginya mobilitas masyarakat mendorong jajaran pimpinan pusat dan daerah turun langsung untuk memastikan kesiapan pelayanan dan pengamanan.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi, Senin (29/12/2025).

Setibanya di Banyuwangi, rombongan langsung memantau aktivitas di Pelabuhan Ketapang. Di lokasi tersebut digelar rapat koordinasi lintas instansi, sekaligus peninjauan fasilitas layanan, mulai dari jalur masuk kendaraan, ruang tunggu penumpang, hingga Posko Pelayanan Terpadu Natal dan Tahun Baru.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut mendampingi menyampaikan apresiasi atas perhatian jajaran pimpinan nasional dan provinsi terhadap Banyuwangi.

“Terima kasih atas atensi Kabasarnas, Gubernur, Kapolda, serta jajaran pada Banyuwangi. Koordinasi kian meningkatkan pelayanan dan pengamanan selama masa libur Nataru di Banyuwangi yang ramai dikunjungi wisatawan,” kata Ipuk.

Kunjungan tersebut juga diikuti oleh Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Kepala Basarnas RI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa kehadiran dirinya bersama Gubernur dan Kapolda merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur selama periode libur akhir tahun.

“Kami hadir bersama Ibu Gubernur dan Bapak Kapolda untuk memantau langsung kesiapsiagaan Natal dan Tahun Baru. Alhamdulillah, semua yang direncanakan berjalan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Menurutnya, informasi cuaca terkini dapat diakses secara berkala melalui BMKG.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai kesiapan ASDP dan seluruh unsur pengamanan di Pelabuhan Ketapang sudah berjalan optimal. Perencanaan hingga pelaksanaan layanan penyeberangan dinilai sesuai dengan yang diharapkan.

Terkait cuaca, Khofifah memaparkan bahwa berdasarkan data BMKG Juanda, sekitar 20 persen curah hujan terjadi pada Desember, meningkat hingga 58 persen pada Januari, dan sisanya diperkirakan turun pada Februari.

“Oleh karena itu, Pemprov Jatim telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 5 Desember lalu hingga 31 Desember 2025,” terangnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menambahkan bahwa fokus utama pengamanan Nataru adalah pelayanan kepada masyarakat. Seluruh instansi disatukan dalam satu tujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman.

“Dengan kolaborasi semua pihak, kami ingin memastikan aktivitas masyarakat di akhir tahun bisa berjalan aman dan nyaman,” katanya.

Nanang juga menyebut tren kunjungan wisata di Jawa Timur, termasuk Banyuwangi, mengalami peningkatan signifikan. Untuk itu, kesiapsiagaan personel terus ditingkatkan, khususnya menghadapi potensi lonjakan arus balik dan gangguan cuaca.

“Semua langkah taktis sudah kami siapkan, termasuk eskalasi personel jika dibutuhkan. Kami siaga penuh untuk memastikan libur Nataru ini berjalan aman hingga selesai,” tegasnya.

Menjelang pergantian tahun, arus pergerakan penumpang didominasi dari arah Bali menuju Banyuwangi. Berdasarkan data operasional Pelabuhan Ketapang pada Minggu (28/12/2025), tercatat sebanyak 29.150 penumpang menyeberang, baik pejalan kaki maupun penumpang di dalam kendaraan.

Rinciannya meliputi 2.234 unit sepeda motor, 3.103 unit kendaraan kecil, 1.872 unit truk, dan 317 unit bus. Total kendaraan roda empat ke atas tercatat sebanyak 5.292 unit, dengan keseluruhan kendaraan mencapai 7.526 unit. (tim)