Permintaan Naik, Pemotongan Sapi di Banyuwangi Capai 60 Ekor per Hari
BANYUWANGI (AktualLine.com)–Permintaan daging sapi di Banyuwangi mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Lebaran. Kenaikan konsumsi bahkan disebut mencapai hampir dua kali lipat dibanding hari biasa.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, drh. Nanang Sugiharto, mengatakan meningkatnya konsumsi dipicu oleh tingginya kebutuhan bahan baku pentol bakso menjelang Lebaran.
“Biasanya mendekati Lebaran konsumsi bisa naik hingga hampir 100 persen. Tapi stok aman karena populasi sapi di Banyuwangi sekitar 100 ribu ekor,” ucapnya.
Lonjakan permintaan ini juga berdampak pada jumlah pemotongan sapi. Jika pada hari biasa hanya sekitar 20 hingga 30 ekor per hari, kini jumlahnya bisa mencapai 60 ekor setiap hari.
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Blambangan, Badrus, mengaku penjualannya meningkat dibanding hari-hari normal. Biasanya ia menjual daging dari dua ekor sapi per hari, namun kini bertambah menjadi tiga ekor.
“Permintaan naik menjelang Lebaran. Sekarang sehari bisa tiga ekor, dan selalu habis,” katanya.
Di Pasar Blambangan pada Rabu (11/3/2026), harga daging sapi juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp125 ribu per kilogram, kini harga mencapai Rp145 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.
Tingginya permintaan tersebut menjadi berkah bagi para pedagang. Daging yang mereka jual biasanya langsung habis setelah proses pemotongan.
Sementara itu, untuk memastikan daging yang beredar tetap aman dikonsumsi, Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi melakukan pemeriksaan di sejumlah pasar tradisional.
Petugas melakukan rapid test terhadap daging sapi yang dijual pedagang guna memastikan kualitasnya memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Kepala Dispertan Banyuwangi, Danang Hartanto, menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan daging yang beredar aman untuk dikonsumsi masyarakat.
“Tidak ditemukan daging oplosan, gelonggongan, maupun yang mengandung bahan kimia berbahaya. Masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa hingga pukul 01.00 WIB tercatat sudah ada 41 ekor sapi yang dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH), dan jumlah tersebut masih terus bertambah.
Dalam kondisi normal, produksi daging di Banyuwangi berkisar antara 3 hingga 3,5 ton per hari. Namun menjelang Lebaran saat ini jumlahnya meningkat hampir dua kali lipat.
Selain daging sapi, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap daging ayam yang dijual di pasar. Hasilnya, daging ayam yang beredar juga dinyatakan aman dan layak dikonsumsi masyarakat. (tim)
