Persiapan Telah Matang, Konfercab PCNU Banyuwangi Fix Digelar 7 Januari 2026
Rapat finalisasi persiapan Konfercab bersama panitia lokal UIMSYA, Jumat (2/1/2026) di Kampus 2 UIMSYA Blokagung
BANYUWANGI (AktualLine)–Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Kabupaten Banyuwangi 2026 telah melakukan persiapan secara matang serta Konfercab dipastikan tetap digelar pada 7 Januari 2026 di Kampus 2 Universitas KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung, tanpa ada penundaan.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Organizing Committee (OC) Konfercab PCNU Banyuwangi 2026, Moh. Karyono, usai memimpin rapat finalisasi persiapan Konfercab bersama panitia lokal UIMSYA, Jumat (2/1/2026) di Kampus 2 UIMSYA Blokagung.
“Secara teknis dan nonteknis, persiapan Konfercab sudah matang. Tempat, kepanitiaan, akomodasi, hingga mekanisme sidang sudah siap. Konfercab pada 7 Januari 2026 sudah fix dan tidak akan diundur lagi,” terang Karyono.
Dirinya menambahkan, kepastian pelaksanaan Konfercab tersebut juga diperkuat oleh surat PBNU tertanggal 31 Desember 2025, yang kembali menegaskan bahwa Konfercab PCNU Banyuwangi wajib dilaksanakan pada 7 Januari 2026.
Dalam surat tersebut, PBNU secara tegas juga menyatakan, H.M. Riza Azizy, M.EIB sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua PCNU Banyuwangi dan Haikal Kafili, M.Pd.I sebagai Plh Sekretaris PCNU Banyuwangi, diberi wewenang penuh dan spesifik untuk menyelenggarakan Konfercab PCNU Banyuwangi 2026.
Lebih lanjut, Karyono mengimbau seluruh warga nahdliyyin Banyuwangi untuk menyambut Konfercab dengan suasana riang gembira, tertib, dan penuh khidmat, serta tetap mematuhi aturan dan tata tertib yang telah ditetapkan panitia.
“Konfercab ini milik jam’iyah NU. Kami persilakan seluruh pengurus NU, bahkan sampai tingkat ranting, untuk hadir dan menyaksikan jalannya Konfercab sebagai bagian dari kebersamaan dan syiar organisasi,” ujarnya.
Namun demikian, Karyono juga menegaskan adanya ketentuan berdasarkan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama (Perkum NU), terkait peserta yang memiliki hak mengikuti sidang pleno dan hak memilih dalam pemilihan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi.
“Setelah acara pembukaan selesai, yang diperkenankan masuk ke ruang sidang pleno dan memiliki hak dalam proses pemilihan hanyalah satu orang Ketua Tanfidziyah MWC NU dari masing-masing kecamatan,” tegas Karyono.
Dengan persiapan yang matang tersebut dan legitimasi dari PBNU, Karyono optimistis Konfercab PCNU Banyuwangi 2026 dengan tema “Meneguhkan Khidmah, Merajut Harmoni”, akan berlangsung lancar serta menjadi momentum konsolidasi organisasi NU yang sehat, bermartabat, dan penuh kegembiraan. (tim)
