Polda Jatim: Arus Kendaraan Hari Ketujuh Operasi Lilin Semeru Masih Terkendali

IMG-20251227-WA0035

SURABAYA (AktualLine)–Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025, Kepolisian Daerah Jawa Timur terus memantau pergerakan arus lalu lintas selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi lalu lintas di sejumlah ruas tol utama di Jawa Timur terpantau meningkat namun tetap dalam kendali.

Kasubsatgas Penmas Operasi Lilin Semeru 2025, Kompol Gandi Darma Yudanto, selaku juru bicara, menegaskan bahwa situasi arus lalu lintas masih berjalan aman dan lancar.

“Pada hari ketujuh Operasi Lilin Semeru 2025, arus lalu lintas di tol wilayah Jawa Timur masih dalam kondisi aman dan terkendali,” ujarnya, Sabtu (27/12).

Data tersebut dihimpun selama periode Jum’at hingga Sabtu, 26–27 Desember 2025, mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB. Sejumlah gerbang tol mencatat volume kendaraan keluar-masuk dengan fluktuasi yang masih dapat dikelola.

Adapun rincian arus kendaraan di tol wilayah Jawa Timur antara lain:

GT Tandes Barat: masuk 18.790 kendaraan, keluar 18.892 kendaraan

GT Kejapanan: masuk 30.404 kendaraan, keluar 29.213 kendaraan

GT Waru Gunung: masuk 23.716 kendaraan, keluar 24.512 kendaraan

GT Singosari: masuk 16.089 kendaraan, keluar 17.673 kendaraan

GT Malang: masuk 6.464 kendaraan, keluar 7.668 kendaraan

GT Tongas: masuk 1.611 kendaraan, keluar 1.140 kendaraan

GT Probolinggo Barat: masuk 2.538 kendaraan, keluar 2.827 kendaraan

GT Probolinggo Timur: masuk 5.671 kendaraan, keluar 5.663 kendaraan

GT Gending: masuk 3.523 kendaraan, keluar 4.129 kendaraan

GT Kraksaan (fungsional hingga pukul 16.00 WIB): masuk 1.174 kendaraan, keluar 979 kendaraan

GT Paiton (fungsional hingga pukul 16.00 WIB): masuk 2.586 kendaraan, keluar 3.616 kendaraan

GT Ngawi: masuk 3.934 kendaraan, keluar 3.874 kendaraan

Selain arus tol, Polda Jatim juga mencatat aktivitas penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Dari Ketapang menuju Gilimanuk tercatat kendaraan roda dua sebanyak 1.656 unit, roda empat 3.148 unit, bus 383 unit, dan truk 1.857 unit, dengan total penumpang mencapai 29.825 orang.

Sementara itu, arus sebaliknya dari Gilimanuk ke Ketapang meliputi 2.122 unit kendaraan roda dua, 2.349 unit kendaraan roda empat, 290 unit bus, dan 2.067 unit truk, dengan total penumpang sebanyak 23.834 orang.

Kompol Gandi menjelaskan, personel gabungan yang bertugas di lapangan terus melakukan pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas jika dibutuhkan, demi menjamin kelancaran perjalanan masyarakat selama libur panjang.

Ia juga mengingatkan pengguna jalan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga kondisi tubuh, serta memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum menempuh perjalanan jarak jauh.

Polda Jawa Timur menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan kendaraan hingga Operasi Lilin Semeru 2025 berakhir, guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (tim)