SMP Muhammadiyah 11 Rogojampi Bekali Siswa dengan Edukasi Kepemimpinan dan Jurnalistik

file_0000000093c871fd9cb183651a333ffd_1

Para siswa antusias mengikuti edukasi kepemimpinan dan jurnalistik pelajar di SMP Muhammadiyah 11 Rogojampi, Kamis (28/1/2026)

BANYUWANGI (AktualLine)–Upaya menanamkan karakter kepemimpinan sekaligus meningkatkan literasi media terus dilakukan SMP Muhammadiyah 11 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Salah satunya melalui kegiatan edukasi dan diskusi bertema Dasar Kepemimpinan dan Jurnalistik Pelajar yang digelar di aula sekolah, Kamis (28/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan siswa dari unsur OSIS dan IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah). Menariknya, acara ini juga dihadiri siswa dari SMP Negeri 2 Rogojampi yang tergabung dalam ekstrakurikuler Literasi Jurnalistik, sehingga suasana diskusi menjadi lebih dinamis.

Hadir sebagai pemateri, penulis buku Jejak Kritik domisili Rogojampi Moh. Husen dan Pemred Actanews.id Joko Wiyono. Keduanya membagikan pengalaman seputar kepemimpinan pelajar, pengenalan dasar jurnalistik, serta pentingnya kemampuan literasi di era arus informasi digital yang semakin cepat.

Dalam penyampaiannya, Moh. Husen menegaskan bahwa pembekalan kepemimpinan dan keterampilan menulis perlu diberikan sejak dini. Menurutnya, pelajar harus dibiasakan berpikir kritis dan kreatif agar mampu menyalurkan ide serta gagasan secara positif.

“Pelajar perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, dan keterampilan menulis agar mampu menyalurkan ide, gagasan, serta bersikap bijak dalam menyikapi perkembangan informasi digital,” kata Husen.

Sementara itu, H Hery Pranoto selaku Wakasek Kesiswaan SMP Muhammadiyah 11 Rogojampi menyampaikan apresiasi atas kehadiran para narasumber. Ia berharap materi yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan semata, tetapi bisa dipraktikkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun organisasi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk menjadi lebih aktif, kreatif, dan bertanggung jawab, baik sebagai pelajar maupun calon pemimpin di masa depan,” terangnya.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter kepemimpinan pelajar, menumbuhkan budaya literasi, serta mempersiapkan generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan zaman. (tim)