Tandang Bareng Serap Aspirasi, Ipuk–Kapolresta Cangkruan dengan Warga Perkebunan Glenmore

rfsidmdpye_whatsapp-image-2026-02-08-at-210331

BANYUWANGI (AktualLine)–Suasana akrab mewarnai kegiatan Cangkrukan Diskusi Kamtibmas “Candi Mas” yang digelar di Perkebunan Trebasala, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Sabtu malam (7/2/2026). Dalam forum tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan berdialog langsung dengan ratusan warga, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan yang dikemas santai ini menjadi bagian dari agenda “tandang bareng” Pemkab Banyuwangi dan Polresta untuk turun langsung ke lapangan menyerap persoalan yang dirasakan masyarakat.

Menurut Ipuk, pola komunikasi seperti ini penting agar pemerintah mengetahui langsung problem di tengah warga. “Dengan ngobrol seperti ini, pemerintah bisa tahu persoalan yang dihadapi warganya, sekaligus mencari solusi bersama,” kata Ipuk.

Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai keresahan, salah satunya terkait maraknya peredaran obat-obatan terlarang yang dinilai mengancam generasi muda di lingkungan perkebunan. Warga berharap ada langkah pencegahan yang lebih serius agar anak-anak dan remaja tidak terjerumus dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba.

Menanggapi hal itu, Ipuk menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga lingkungan. Ia mengajak keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk aktif mengawasi serta membimbing anak-anak. “Karena keamanan bukan hanya tugas aparat, bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan juga mengingatkan soal keselamatan berlalu lintas, khususnya anak di bawah umur yang sudah mengendarai sepeda motor. Ia menyebut pernah terjadi kecelakaan yang melibatkan anak-anak, bahkan ada kasus anak usia tujuh tahun mengalami kecelakaan saat mengendarai motor.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Orang tua harus lebih mengawasi anak-anaknya,” jelas Rofiq.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga membagikan nomor kontak pribadinya kepada warga. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melapor melalui Call Center 110 atau 112 yang siaga 24 jam, atau langsung ke Mapolresta Banyuwangi.

“Kepolisian terbuka terhadap setiap masukan dan laporan warga terkait kamtibmas. Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya saat ada masalah, tapi juga untuk mencegah agar masalah itu tidak terjadi,” katanya.

Selain dialog kamtibmas, kegiatan tersebut juga diisi dengan pengajian serta beragam layanan publik. Mulai dari pengurusan administrasi kependudukan, layanan pernikahan dari Kemenag, pelayanan SIM, hingga pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. (tim)