226 Pelajar Ikuti Turnamen Catur Remas BKPRMI Cup 2026 Piala Bupati Banyuwangi
BANYUWANGI – Dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, DPD BKPRMI Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan AJINU Banyuwangi menggelar Turnamen Catur Remas BKPRMI Cup 2026 Piala Bupati Banyuwangi. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026, bertempat di halaman belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Turnamen catur tersebut mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pelajar. Tercatat sebanyak 226 peserta mengikuti kompetisi yang terbagi dalam dua kategori kelompok umur (KU), yakni KU-12 dan KU-21.
Pada kategori KU-12, turnamen diikuti 96 peserta yang berasal dari siswa SD/MI se-Kabupaten Banyuwangi. Sementara itu, kategori KU-21 diikuti 130 peserta dari kalangan pelajar SMP/MTs/SMA/SMK/MA se-Kabupaten Banyuwangi. Menariknya, kompetisi ini juga diikuti peserta dari salah satu SMA di Denpasar, Bali. Keikutsertaan peserta dari luar daerah menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam turnamen yang mengusung tema “Melangkah dengan Strategi, Menjunjung Tinggi Sportivitas untuk Banyuwangi Berprestasi.”
Turnamen ini diselenggarakan dengan menggunakan sistem pertandingan Swiss dan menjadi salah satu kompetisi catur yang tercatat dalam platform chess-results.com. Penggunaan sistem tersebut memungkinkan peserta bertanding melalui babak-babak yang ditentukan berdasarkan hasil pertandingan sebelumnya, sehingga kompetisi dapat berlangsung secara terstruktur dan kompetitif.
Dalam pelaksanaannya, panitia juga melibatkan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Banyuwangi sebagai perangkat sekaligus regulator pertandingan. Keterlibatan Percasi diharapkan dapat mendukung jalannya kompetisi sesuai dengan ketentuan dan standar pertandingan catur yang berlaku.
Wakil Ketua Panitia, Meidian Fauzi Mubarok, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga merupakan upaya untuk mencari dan menjaring bibit-bibit baru pecatur potensial di Kabupaten Banyuwangi.
“Turnamen ini menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit baru pecatur Banyuwangi yang ke depan diharapkan dapat dibina menjadi atlet-atlet catur yang andal dan mampu mengangkat nama Banyuwangi dalam turnamen catur di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Menurutnya, kompetisi sejak usia dini merupakan salah satu langkah penting dalam membangun pembinaan olahraga catur yang berkelanjutan. Melalui turnamen ini, para pelajar diharapkan memperoleh pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan strategi, serta mengembangkan mental kompetitif dan sikap sportif.
Wakil Ketua AJINU Banyuwangi, KH. Imam Hasan Thoha, yang turut hadir menyaksikan jalannya turnamen, menyampaikan bahwa Turnamen Catur Remas BKPRMI Cup 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan AJINU bekerja sama dengan BKPRMI dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya diisi dengan satu jenis kegiatan, tetapi juga diramaikan melalui berbagai agenda positif yang dilaksanakan secara bersamaan pada Minggu (11/10/2026). Berbagai kegiatan tersebut melibatkan kerja sama lintas organisasi keagamaan sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat kebersamaan dan kontribusi bagi masyarakat.
“Turnamen catur ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang kami laksanakan bersama BKPRMI dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional 2026. Pada hari yang sama, juga terdapat berbagai kegiatan lain yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan organisasi-organisasi keagamaan lainnya,” ungkap KH. Imam Hasan Thoha.
Kolaborasi lintas organisasi tersebut diharapkan dapat menjadikan momentum Hari Santri Nasional sebagai ruang untuk mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan, serta menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kegiatan olahraga seperti turnamen catur, semangat Hari Santri juga diwujudkan dalam upaya membangun karakter generasi muda yang cerdas, disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, dan berorientasi pada prestasi.
Selain menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Santri Nasional 2026, penyelenggaraan Remas BKPRMI Cup 2026 juga diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda dalam kegiatan positif, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet catur berprestasi dari Banyuwangi.
Dengan mengusung semangat strategi, sportivitas, dan prestasi, Turnamen Catur Remas BKPRMI Cup 2026 Piala Bupati Banyuwangi diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas pembinaan olahraga catur serta mempersiapkan generasi pecatur muda yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.(team)
