Ipuk Lantik 9 Kepsek SD, Tekankan Peran Aktif Cegah Anak Putus Sekolah

IMG-20260219-WA0017

BANYUWANGI (AktualLine)–Sebanyak sembilan Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri resmi dilantik oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di aula Dinas Pendidikan Banyuwangi, Rabu (18/2/2026). Dalam arahannya, Ipuk menekankan pentingnya peran aktif para kepala sekolah dalam mencegah dan menangani kasus anak putus sekolah.

“Masalah pendidikan tetap menjadi prioritas kita. Jangan sampai ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah. Bapak/Ibu harus rajin tengok kanan kiri. Jika ada anak yang kesulitan untuk melanjutkan sekolah, bantu menemukenali masalahnya, dan segera laporkan kepada dinas terkait agar segera ditangani,” kata Ipuk usai menyerahkan SK pengangkatan kepala sekolah.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menyiapkan beragam program untuk menekan angka putus sekolah. Di antaranya beasiswa Banyuwangi Cerdas, bantuan uang saku serta transport bagi pelajar kurang mampu, hingga program solidaritas siswa asuh sebaya (SAS) yang mengajak siswa dari keluarga mampu berbagi dengan teman yang membutuhkan.

“Namun terkadang masih ada anak yang tidak terdeteksi oleh kita. Di sinilah pentingnya kepedulian bersama. Bukan hanya ASN, seluruh elemen juga kami minta ikut membantu. Jika di sekitarnya ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar bisa segera ditangani,” tegasnya.

Tak hanya soal akses pendidikan, Ipuk juga meminta para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjadi motor inovasi di lingkungan sekolah masing-masing.

“Inovasi adalah kunci. Kepala sekolah harus mampu menemukan potensi, lalu mengorkestrasi semua sumber daya di sekolah sehingga menjadi sebuah keunggulan,” jelasnya.

Ia pun mengingatkan pentingnya kolaborasi. Kepala sekolah diharapkan bisa membangun sinergi, tidak hanya dengan orang tua siswa, tetapi juga dengan berbagai pemangku kepentingan dan jejaring yang ada.

“Tak kalah penting, kepala sekolah harus bisa menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Jangan melulu mengerjakan LKS. Pastikan semua guru bisa memberikan pengalaman belajar yang asyik sehingga anak-anak merasa senang dan betah belajar di sekolah,” pesannya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Alfian, menyampaikan bahwa sembilan kepala sekolah yang dilantik tersebut merupakan pejabat yang memperoleh promosi jabatan.

“Kami akan terus melakukan pendampingan agar teman-teman kepala sekolah dapat bertugas sebagaimana yang diharapkan oleh Ibu Bupati,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan, saat ini masih terdapat 283 ASN yang menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah di SD Negeri se-Banyuwangi.

“Segera, kami akan ajukan penugasan teman-teman sebagai Kepala Sekolah ke Kemenpan melalui jalur non-reguler,” pungkasnya. (tim)