Bupati Ipuk Kenang Khusnan Abadi sebagai Politisi yang Konsisten Perjuangkan Aspirasi Rakyat

jj_pzssokg_whatsapp-image-2026-06-14-at-083731_1

BANYUWANGI (AktualLine.com)—Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama suaminya, Abdullah Azwar Anas, bertakziah ke rumah duka almarhum Khusnan Abadi di Kecamatan Genteng, Sabtu (13/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ipuk mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Menurut Ipuk, selama menjabat sebagai anggota DPRD Banyuwangi, Khusnan kerap menyampaikan pandangan yang berbeda dengan pihak eksekutif. Namun, perbedaan tersebut selalu dilandasi semangat untuk memberikan yang terbaik bagi daerah.

“Selama beliau menjadi anggota dewan, kerap berseberangan pandangan dengan kami di eksekutif. Namun, perbedaan tersebut semata untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Banyuwangi. Tidak sekadar didorong oleh sentimen politik atau tendensi tertentu,” kenang Ipuk.

Ia menambahkan, perbedaan pandangan yang muncul dalam proses politik tidak pernah keluar dari koridor etika dan argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis.

“Ini perlu diteladani oleh para politisi muda Banyuwangi. Perbedaan pandangan harus selalu disampaikan dengan cara beradab dan kerangka akademik yang dapat dipertanggungjawabkan,” harapnya.

Khusnan Abadi dikenal memiliki perjalanan panjang dalam dunia organisasi dan politik. Sejak muda, ia aktif di lingkungan Nahdlatul Ulama, mulai dari IPNU, PMII, hingga dipercaya menjadi Sekretaris Cabang NU Kabupaten Banyuwangi. Sebelum berkiprah di politik praktis, ia pernah menjadi wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, kemudian juga pernah menjabat sebagai komisioner Panwaslu Kabupaten Banyuwangi.

Setelah bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Khusnan mendapat amanah oleh masyarakat luas sebagai anggota DPRD Banyuwangi dan terpilih selama tiga periode berturut-turut.

Ipuk mengaku telah lama mengenal almarhum dan menyaksikan langsung proses perjuangannya dari seorang aktivis hingga menjadi salah satu politisi berpengaruh di Banyuwangi.

“Saya mengenal beliau sejak lama. Saya melihat langsung bagaimana kegigihan perjuangan beliau, dari seorang aktivis sampai menjadi salah satu politisi terkemuka di Banyuwangi. Selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ungkap Ipuk.

Di hadapan keluarga yang ditinggalkan, Ipuk juga menyampaikan doa serta harapan agar semangat perjuangan almarhum terus dilanjutkan.

“Semoga terus diberikan kesabaran dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggal. Serta mari kita doakan almarhum diterima segala amal baiknya dan diampuni segala khilafnya,” pungkasnya. (tim)