Hadiri Maulid Nabi, Komisi II DPRD Banyuwangi Dorong Ekonomi Masyarakat Semakin Berdaya
Anggota Komisi II DPRD Banyuwangi, Inayanti Kusumasari, bersama jamaah membacakan dzikir Maulid Nabi di Desa Sraten, Kecamatan Cluring
BANYUWANGI (AktualLine.com)–Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan dalam membangun kehidupan masyarakat, termasuk dalam hal ekonomi. Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Banyuwangi Inayanti Kusumasari saat menghadiri Maulid Nabi di Dusun Tanjungsari, Desa Sraten, Kecamatan Cluring.
Dalam kegiatan tersebut, Ina, sapaan akrabnya, turut mengikuti rangkaian acara dan membacakan dzikir maulid bersama jamaah. Peringatan Maulid Nabi yang berlangsung 2 September 2026 itu menjadi bagian dari kegiatan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat
Menurut Ina, Nabi Muhammad SAW memberikan banyak keteladanan dalam kehidupan ekonomi. Kejujuran, amanah, tidak merugikan orang lain, serta kepedulian terhadap masyarakat yang lemah merupakan nilai yang penting dalam membangun aktivitas ekonomi yang sehat.
“Semangat Maulid Nabi mengingatkan kita pentingnya membangun ekonomi yang berkeadilan. Masyarakat kecil, petani, pelaku UMKM dan seluruh pelaku ekonomi harus mendapat ruang untuk berkembang,” ujar Ina.
Ia menjelaskan, nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dengan kehidupan ekonomi masyarakat saat ini. Aktivitas ekonomi bukan hanya mengenai bagaimana seseorang memperoleh keuntungan, tetapi juga bagaimana kegiatan tersebut memberikan manfaat, membuka kesempatan dan tidak meninggalkan kelompok masyarakat yang masih membutuhkan dukungan.
Hal tersebut, kata Ina, juga berkaitan dengan tugas Komisi II DPRD Banyuwangi yang salah satunya bersentuhan dengan sektor perekonomian daerah. Karena itu, semangat membangun ekonomi yang berkeadilan dapat menjadi salah satu pijakan dalam melihat berbagai kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan ekonomi masyarakat.
“Nilai-nilai tersebut juga menjadi semangat kami di Komisi II DPRD Banyuwangi dalam menjalankan tugas, terutama bagaimana kebijakan pembangunan ekonomi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” terang Ina.
Lebih jauh, anggota DPRD Banyuwangi dua periode ini menyampaikan, petani, pelaku UMKM, pedagang kecil dan kelompok ekonomi masyarakat lainnya merupakan bagian penting dalam menggerakkan perekonomian Banyuwangi. Mereka perlu mendapat ruang untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas dan memiliki akses terhadap berbagai peluang ekonomi.
Selain itu, Ina menambahkan, penguatan ekonomi masyarakat juga membutuhkan kebijakan yang tepat dan pengawasan agar program pembangunan benar-benar sampai pada kelompok yang membutuhkan. Dalam konteks ini, dukungan atau support terhadap pelaku ekonomi masyarakat menjadi bagian penting agar mereka mampu tumbuh dan memiliki daya saing.
Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya terlihat secara makro, tetapi juga dirasakan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Konsep fairness atau kesempatan yang lebih adil, disebut Ina, sangat penting agar perkembangan ekonomi tidak hanya dinikmati kelompok tertentu, tetapi dapat membuka peluang bagi masyarakat secara lebih luas.
“Maulid Nabi menjadi pengingat bagi kita untuk terus menumbuhkan semangat berbuat baik dan memberi manfaat di tengah masyarakat. Semoga semangat tersebut juga membawa kebaikan dalam ikhtiar bersama, termasuk dalam mendorong ekonomi masyarakat Banyuwangi agar semakin berkembang dan berdaya,” pungkasnya. (tim)
