764 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Pemkab Banyuwangi ke Wilayah Terdampak Kemarau

IMG-20260930-WA0082

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Pemkab Banyuwangi terus melakukan pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Hingga 27 September 2026, sebanyak 764 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada warga di 18 dusun yang berada di lima kecamatan.

Wilayah yang mendapat distribusi air bersih tersebut meliputi Kecamatan Srono, Cluring, Tegaldlimo, Bangorejo, dan Pesanggaran. Penyaluran dilakukan secara bertahap sejak 22 Juli 2026 dan akan terus dilaksanakan hingga status siaga kekeringan berakhir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Partana, menjelaskan musim kemarau di Banyuwangi telah berlangsung sejak Mei 2026. Kondisi tersebut diperkirakan masih terjadi hingga Desember 2026.

“Berdasarkan rilis BMKG, awal musim hujan di Jawa Timur tidak terjadi secara bersamaan. Sebagian wilayah diprediksi mulai memasuki musim hujan pada November 2026, sedangkan wilayah lainnya baru menyusul pada Desember 2026, salah satunya Banyuwangi,” kata Partana.

Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan. Kondisi itu membuat warga membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebagai bagian dari penanganan, Pemkab Banyuwangi telah menetapkan status siaga kekeringan. Distribusi air bersih secara rutin menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

“Pendistribusian air bersih terus kami lakukan hingga status siaga kekeringan selesai. Air bersih ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan mandi, cuci, kakus (MCK) warga,” terang Partana.

Penanganan kekeringan juga melibatkan sejumlah pihak. Kodim 0825 Banyuwangi, misalnya, turut menyalurkan bantuan air bersih sebanyak tujuh tangki atau sekitar 31 ribu liter bagi warga di Kecamatan Pesanggaran dan Tegaldlimo.

Pelepasan distribusi bantuan tersebut dilakukan Sekretaris Daerah Banyuwangi, Suyanto Waspotondo, bersama Kasdim 0825 Banyuwangi Mayor Kaveleri Suprapto di Kantor PUDAM Banyuwangi, Selasa (25/9/2026).

Mayor Kaveleri Suprapto mengatakan, bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari kegiatan Bakti TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI yang jatuh pada 5 Oktober mendatang.

“Pendistribusian air ini dilakukan dalam rangka kegiatan Bakti TNI untuk memperingati HUT TNI,” katanya.

Dukungan terhadap penanganan kekeringan juga datang dari BPBD Provinsi Jawa Timur, PMI Banyuwangi, Bank Jatim, serta PT Bumi Suksesindo (BSI). Seluruh pasokan air bersih yang disalurkan kepada warga tersebut disuplai oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi.

“Dukungan berbagai pihak ini sangat membantu upaya penanganan kekeringan di Banyuwangi. Kami berharap kebutuhan air bersih warga di wilayah terdampak dapat terus terpenuhi selama musim kemarau,” pungkas Partana. (tim)