Gandeng CSR, Pemkab Banyuwangi Rehabilitasi 134 Sekolah

yjcurltnmq_whatsapp-image-2026-05-23-at-091523

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tetap melanjutkan pembangunan sektor pendidikan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Tahun 2026 ini, sebanyak 134 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di berbagai wilayah Banyuwangi mendapat program pembangunan dan rehabilitasi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, menjelaskan pembangunan dan renovasi sekolah rutin dilakukan setiap tahun oleh pemkab. Namun, pada tahun ini jumlah sekolah yang diperbaiki tidak sebanyak tahun sebelumnya karena adanya efisiensi anggaran.

“Karena ada efisiensi anggaran, pembangunan dan renovasi tahun ini jumlahnya tidak sebanyak tahun kemarin. Karenanya ada opsi bagi pihak lain untuk ikut berpartisipasi,” kata Alfian.

Program rehabilitasi tersebut meliputi pembangunan ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, hingga sejumlah fasilitas pendukung lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan pendidikan bersama sektor kesehatan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Manusia yang pintar, berkarakter, dan sehat adalah fondasi bagi suatu negara. Semua pihak harus memiliki kesadaran yang sama untuk fokus pada perbaikan dan pengembangan dua sektor ini. Kami terus menggandeng banyak pihak untuk bersama pemkab melakukan pembangunan SDM daerah,” jelas Ipuk.

Ipuk menambahkan, pembangunan infrastruktur sekolah dilakukan secara bertahap agar proses belajar mengajar semakin nyaman dan berkualitas.

“Pembangunan infrastruktur sekolah terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Harapan kami, pembangunan ini bisa meningkatkan kenyamanan dan kualitas belajar mengajar di sekolah,” terang Ipuk.

Selain mengandalkan APBD, Pemkab Banyuwangi juga melibatkan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan untuk membantu renovasi sekolah.

“Ini adalah upaya untuk perluasan peningkatan kualitas pendidikan agar lebih merata. Salah satunya seperti di SDN 3 Pesanggaran,” ujar Ipuk.

Di Kecamatan Pesanggaran, terdapat dua sekolah yang akan direhabilitasi menggunakan dana CSR dari PT Bumi Suksesindo (BSI), yakni SDN 3 Pesanggaran dan SDN 3 Sumberagung.

Tak hanya mendukung sektor pendidikan, pada tahun ini BSI juga akan melakukan rehabilitasi infrastruktur jalan di Kecamatan Pesanggaran. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah membangun jalan sepanjang 2,8 kilometer menuju kawasan Pantai Lampon. (tim)