Polwan Polresta Banyuwangi Bekali Pelajar SMPN 3 Kalipuro Hadapi Kenakalan Remaja
BANYUWANGI (AktualLine.com)–Upaya membangun kesadaran pelajar terhadap berbagai persoalan yang dihadapi remaja terus dilakukan oleh Polresta Banyuwangi. Melalui program Polwan Goes to School, jajaran Polisi Wanita (Polwan) memberikan edukasi kepada ratusan siswa SMPN 3 Kalipuro, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita Republik Indonesia. Dalam kesempatan itu, para pelajar mendapatkan pembekalan dengan tema “Menjadi Remaja yang Aman, Sehat dan Bertanggung Jawab”.
Sejumlah materi yang disampaikan berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Di antaranya mengenai kenakalan remaja, penggunaan media sosial secara bijak, serta upaya mencegah cyberbullying atau perundungan di dunia maya.
Para pelajar juga diajak memahami bahwa perilaku di ruang digital tetap memiliki konsekuensi. Karena itu, penggunaan media sosial perlu dilakukan secara hati-hati, baik ketika membuat konten, membagikannya, maupun saat berinteraksi dengan pengguna lainnya.
Persoalan cyberbullying turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Siswa diberikan pemahaman agar tidak menjadikan media sosial sebagai tempat untuk mengejek, merendahkan, mengintimidasi, atau melakukan tindakan lain yang dapat merugikan orang lain.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.H., S.I.K., M.H., menilai pembekalan kepada pelajar penting dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan kenakalan remaja. Pemahaman sejak dini dinilai diperlukan agar pelajar memiliki bekal dalam menghadapi berbagai pengaruh, baik dalam pergaulan sehari-hari maupun di ruang digital.
Menurutnya, pendampingan terhadap remaja juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Keluarga, sekolah, lingkungan, dan kepolisian memiliki peran dalam membantu pelajar memahami berbagai risiko sekaligus membangun kebiasaan menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Wakil Kepala SMPN 3 Kalipuro Yuyun Erlita mengapresiasi pelaksanaan Polwan Goes to School di sekolahnya. Kegiatan tersebut dinilai memberikan tambahan pengetahuan yang relevan bagi siswa, terutama dalam memahami kenakalan remaja, penggunaan media sosial secara bijak, serta dampak cyberbullying.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan kenakalan remaja tidak hanya berkaitan dengan perilaku di lingkungan sekolah dan pergaulan secara langsung. Sikap dan aktivitas di media sosial juga menjadi bagian penting yang harus dijalankan secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.
Dengan bekal tersebut, siswa diharapkan mampu lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta menghindari berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. (tim)
