Mendag Cek Pasar Rogojampi, Harga Bahan Pokok di Banyuwangi Dinilai Stabil

IMG-20260829-WA0053

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Kondisi harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Banyuwangi mendapat perhatian langsung dari Menteri Perdagangan RI Budi Santoso. Dalam kunjungannya ke Pasar Rogojampi, Sabtu (29/8/2026), Mendag memastikan pasokan sejumlah komoditas pangan mencukupi sekaligus memantau perkembangan harganya di tingkat pedagang.

Budi Santoso didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, jajaran Bulog, serta sejumlah perangkat daerah terkait. Bersama rombongan, ia menyusuri area pasar dan berdialog dengan pedagang untuk mengetahui kondisi harga komoditas yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Dari hasil pemantauan, sejumlah harga komoditas di Pasar Rogojampi tercatat masih berada di bawah harga acuan yang ditetapkan pemerintah. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa stabilitas harga bahan pokok di Banyuwangi relatif terjaga.

“Kita di sini memastikan stok dan harga barang. Kita lihat harganya bagus semua,” kata Budi.

Sejumlah komoditas yang dipantau antara lain ayam ras, cabai rawit, telur, daging sapi, gula pasir, dan bawang merah. Ayam ras berada pada kisaran Rp38.000 per kilogram, sementara harga acuannya Rp40.000 per kilogram. Cabai rawit sekitar Rp55.000 per kilogram, masih di bawah harga acuan Rp57.000.

Harga telur tercatat sekitar Rp24.000 per kilogram, sedangkan harga acuannya Rp30.000. Daging sapi berada di kisaran Rp140.000 per kilogram atau sesuai dengan harga acuan. Adapun gula pasir sekitar Rp16.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga acuan Rp17.500.

Untuk bawang merah, harga di pasar berada di kisaran Rp32.000 per kilogram, sementara harga acuannya mencapai Rp41.500 per kilogram.

Mendag menilai kondisi tersebut tidak terlepas dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menjaga kelancaran pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok. Ia juga mengapresiasi koordinasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama distributor maupun produsen.

“Terima kasih kepada Ibu Bupati, Pak Wakil Bupati. Stabilisasi harga di Banyuwangi cukup bagus, pasokannya juga terjamin. Kita terus berkoordinasi dengan distributor dan produsen agar barang-barang tetap terjamin,” jelasnya.

Budi menerangkan, harga acuan merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.

Harga di tingkat produsen harus tetap memberikan keuntungan yang wajar, sementara masyarakat sebagai konsumen tetap mendapatkan harga yang terjangkau.

“Makanya kita mengikuti harga acuan itu untuk menjaga stabilisasi harga,” katanya.

Meski demikian, pedagang di Pasar Rogojampi menyebut pergerakan harga beberapa komoditas tetap mengalami perubahan mengikuti dinamika permintaan dan pasokan.

Wati, salah seorang pedagang ayam, menyampaikan bahwa harga ayam potong saat ini berada di rentang Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan dibandingkan masa libur sekolah yang sebelumnya berada pada kisaran Rp20.000-Rp22.000 per kilogram.

“Kenaikan terjadi seiring meningkatnya permintaan ayam untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG),” katanya.

Sementara itu, Soimah, pedagang daging, menyebut harga daging sapi masih relatif stabil. Untuk daging kualitas super dijual sekitar Rp150.000 per kilogram, sedangkan kualitas biasa berada di kisaran Rp140.000.

“Stabil ya, menurut harga sapi. Stok harian kita satu ekor. Alhamdulillah selalu habis,” terang Soimah.

Perubahan harga juga terjadi pada komoditas bawang merah. Ririn, pedagang bawang merah, mengatakan harga saat ini berada di sekitar Rp28.000 per kilogram. Sebelumnya, komoditas tersebut sempat turun hingga Rp17.000-Rp18.000 per kilogram.

Harga cabai rawit juga mengalami kenaikan. Saat ini komoditas tersebut dijual sekitar Rp55.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp37.000-Rp38.000. Sementara harga telur berada di kisaran Rp24.000 per kilogram, sedikit lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp25.000.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Santoso tidak hanya melakukan pemantauan. Mendag juga membeli sejumlah kebutuhan pokok dari pedagang Pasar Rogojampi, antara lain beras, gula, minyak goreng, dan daging. Selanjutnya, barang-barang tersebut dibagikan kepada warga yang berada di sekitar pasar.

Kunjungan Mendag ke Pasar Rogojampi menjadi bagian dari pemantauan pemerintah terhadap kondisi pasokan dan harga pangan di daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang relatif stabil dan terjangkau. (tim)