Turun ke Ketapang, Ketua DPRD Banyuwangi Cek Langsung Persoalan Kemacetan

Screenshot_20260914-155600_1

Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara saat memimpin sidak kawasan Pelabuhan Ketapang.

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Pelabuhan Ketapang menjadi perhatian DPRD Banyuwangi. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat penanganan bersama agar kepadatan kendaraan tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat.

Perhatian itu disampaikan Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, saat memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan pelabuhan, Jumat (4/9/2026).

Sidak dilakukan untuk melihat langsung kondisi lalu lintas sekaligus mencari informasi mengenai faktor yang turut memengaruhi terjadinya antrean kendaraan di sekitar Pelabuhan Ketapang.

Dalam kunjungan tersebut, DPRD Banyuwangi juga mencermati aktivitas kendaraan, khususnya truk yang menuju Pelabuhan Tanjung Wangi untuk selanjutnya melakukan penyeberangan menuju Lombok.

Menurut Made, aktivitas kendaraan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam upaya mengurai kepadatan arus lalu lintas di kawasan Ketapang.

“Kita sidak turun ke lapangan untuk mencari informasi terkait salah satu yang menunjang kemacetan yang ada di sekitar Pelabuhan Ketapang. Kita turun ke Pelindo terkait truk-truk yang mau masuk dan menyeberang ke Lombok,” kata Made.

Ia menjelaskan, pengaturan kendaraan yang akan masuk ke kawasan pelabuhan perlu dilakukan secara lebih baik. Kendaraan yang sudah memungkinkan masuk diharapkan tidak terlalu lama berhenti atau menunggu di lokasi yang berpotensi menambah panjang antrean.

Kondisi antrean tersebut, lanjut Made, tidak hanya berdampak terhadap kendaraan yang hendak menuju pelabuhan, tetapi juga masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur di sekitar kawasan Ketapang.

Karena itu, DPRD Banyuwangi mendorong adanya koordinasi antara berbagai pihak yang memiliki kewenangan maupun kepentingan di kawasan pelabuhan. Langkah tersebut diperlukan agar potensi kepadatan kendaraan dapat diantisipasi sejak awal.

“Kita akan mengoordinasikan ini dengan berbagai stakeholder. Karena kita melihat koordinasi ini memang harus diperkuat,” tegasnya. (tim)