Polda Jatim Serahkan Jenazah Korban Pembunuhan Madiun Usai Identifikasi DNA
SURABAYA (AktualLine.com)–Kepastian identitas dua korban pembunuhan di Kota Madiun akhirnya diperoleh melalui pemeriksaan DNA. Setelah proses identifikasi rampung, Polda Jawa Timur menyerahkan jenazah seorang ibu dan anak kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso, Surabaya, Rabu (4/11/2026).
Penyerahan jenazah tersebut dilakukan setelah tim Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Polda Jatim menyelesaikan serangkaian pemeriksaan forensik terhadap temuan fragmen tulang yang berkaitan dengan perkara pembunuhan tersebut.
Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. Wahono Edhi menjelaskan, pemeriksaan forensik dilakukan terhadap 15 fragmen tulang yang ditemukan dalam proses penyidikan. Hasil analisis memastikan seluruh fragmen tersebut merupakan tulang manusia dan berasal dari dua individu berbeda.
Untuk mengungkap identitas kedua korban, tim forensik selanjutnya melakukan analisis DNA dengan memanfaatkan sampel pembanding dari anggota keluarga korban. Hasil pemeriksaan tersebut memastikan bahwa fragmen tulang yang dianalisis merupakan bagian dari tubuh dua korban, yakni seorang ibu dan anak dalam kasus pembunuhan di Kota Madiun.
Wahono menerangkan, proses identifikasi membutuhkan ketelitian tinggi karena sejumlah fragmen tulang ditemukan dalam ukuran kecil sehingga tidak semuanya dapat dikenali melalui bentuk anatominya. Namun, melalui pemeriksaan forensik dan analisis DNA, identitas kedua korban akhirnya dapat dipastikan secara ilmiah.
Penyerahan jenazah dipimpin Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. Wahono Edhi dengan didampingi Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Roy H.M. Sihombing, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, serta Karumkit Bhayangkara Surabaya Kombes Pol dr. Bayu Dharma Shanti.
Setelah identitas korban dipastikan, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penanganan perkara dan memberikan kepastian kepada keluarga mengenai identitas anggota keluarga yang menjadi korban.
Di sisi lain, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim masih melanjutkan penyidikan untuk melengkapi alat bukti dan menuntaskan penanganan perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polda Jatim juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menghormati proses pemakaman yang akan dilakukan keluarga. Kepolisian menegaskan bahwa penanganan kasus tersebut tetap berjalan secara profesional, cermat, dan berlandaskan alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. (tim)
