Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, 100 Anggota Satlinmas Kecamatan Kabat Ikuti Pembekalan Penanggulangan Kebakaran

BANYUWANGI – Sebanyak 100 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kecamatan Kabat mengikuti pembekalan penanggulangan kebakaran yang disampaikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini digelar di Aula Resto Daepong, Simpang Blimbingsari.

Pembekalan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Satlinmas dalam Mendukung Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) yang diinisiasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Damkarmat Kabupaten Banyuwangi, Agus Supriyanto, memberikan materi mengenai pengenalan berbagai sumber penyebab kebakaran serta metode penanganan dan pemadaman api yang tepat sesuai dengan jenis dan kondisi kebakaran.

Materi ini menjadi bekal penting bagi anggota Satlinmas agar memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. Dengan pemahaman yang benar, diharapkan personel Satlinmas mampu mengambil langkah awal secara cepat, tepat, dan aman sebelum bantuan petugas pemadam kebakaran tiba.

Tidak hanya mendapatkan pembekalan teori di dalam ruangan, para peserta juga mengikuti simulasi dan praktik langsung di lapangan. Dalam sesi tersebut, petugas Damkarmat Banyuwangi memperagakan teknik penanganan kebakaran tahap awal, mulai dari metode tradisional menggunakan karung goni basah hingga tata cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara benar dan aman.

Para peserta pun mendapatkan kesempatan untuk memahami secara langsung langkah-langkah pemadaman api, sehingga materi yang disampaikan tidak sekadar menjadi pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan ketika menghadapi situasi darurat di tengah masyarakat.

Selain teknik pemadaman, pembekalan juga mencakup pengenalan berbagai jenis Alat Pelindung Diri (APD) yang harus digunakan saat menghadapi kebakaran, serta teknik penyelamatan diri (self-rescue) untuk meminimalkan risiko ketika berada dalam kondisi berbahaya.

Melalui pelatihan terpadu ini, diharapkan kapasitas, keterampilan, dan mentalitas 100 anggota Satlinmas se-Kecamatan Kabat semakin meningkat. Mereka diharapkan tidak hanya mampu menjalankan fungsi menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, tetapi juga memiliki kesiapan dalam memberikan perlindungan serta membantu masyarakat menghadapi situasi kedaruratan, khususnya bencana kebakaran.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antarlembaga dalam memperkuat peran Satlinmas sebagai garda terdepan perlindungan masyarakat di tingkat lingkungan, desa, dan kecamatan.