Berbagai Elemen Gotong Royong Bersihkan Sungai Kalimati Muncar

IMG-20261105-WA0042

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan menyatukan berbagai elemen masyarakat di kawasan Sungai Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kamis (5/11/2026). Sekitar 300 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh lintas agama, relawan, hingga organisasi kemasyarakatan terlibat dalam aksi bersih-bersih yang menyasar sembilan titik.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman Kantor Kecamatan Muncar yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi. Usai apel, peserta bergerak menuju lokasi masing-masing untuk membersihkan sejumlah kawasan di Dusun Krajan, Stoplas, Kalimati, Sampangan, dan Muncar.

Aksi sosial tersebut merupakan respons bersama terhadap kondisi Sungai Kalimati yang mengering dan dipenuhi tumpukan sampah. Sebelumnya, Bupati Banyuwangi bersama jajaran perangkat daerah telah melakukan peninjauan langsung ke kawasan tersebut pada 22 Oktober 2026.

Ketua FKUB Kabupaten Banyuwangi, Drs. H. Nur Chozin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini bermula dari pertemuan tokoh lintas agama. Pertemuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan merumuskan kegiatan sosial yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Ia berharap kolaborasi lintas agama dan lintas instansi tersebut dapat membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan Sungai Kalimati. Masyarakat juga diharapkan tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat membuang sampah sehingga kebersihannya dapat terjaga secara berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh peserta mempertahankan semangat gotong royong. Kegiatan serupa diharapkan tidak berhenti pada aksi bersih-bersih kali ini, melainkan terus berlanjut dengan melibatkan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai, menjadi salah satu bentuk tanggung jawab bersama.

Kapolsek Muncar Kompol Suhartanto mengatakan, keikutsertaan jajarannya merupakan wujud dukungan terhadap upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Pembersihan sungai harus diikuti perubahan kebiasaan. Kalau hari ini kita bersihkan tetapi besok sampah kembali dibuang ke sungai, persoalannya tidak akan selesai. Karena itu kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Sungai Kalimati dan membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan,” kata Kompol Suhartanto.

Ia menambahkan, persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, tokoh agama, relawan, hingga masyarakat.

“Kebersihan lingkungan berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Harapannya, semangat yang dibangun hari ini terus berjalan sehingga kawasan Sungai Kalimati tetap bersih dan tidak kembali dipenuhi sampah,” lanjutnya.

Adapun sembilan titik pembersihan meliputi Jalan PLN di Dusun Krajan, Jalan Sumur Bor dan Jalan Ki Hajar Dewantara di Dusun Stoplas, kawasan Pasar Kalimati, Kuburan Kalimati, jalur timur masjid, kawasan Ferly di Dusun Sampangan, serta sejumlah lokasi di Dusun Muncar hingga Jalan AL.

Keterlibatan ratusan peserta dari berbagai latar belakang tersebut menjadi bagian dari upaya bersama memulihkan kondisi Sungai Kalimati. Selain membersihkan sampah yang menumpuk, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kebiasaan gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. (tim)