Komisi I DPRD Banyuwangi Apresiasi Pengamanan Lapas, Dorong Komitmen Berantas Peredaran Narkoba

IMG-20260715-WA0068

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi memberikan apresiasi terhadap kinerja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi yang dinilai berhasil menjaga keamanan sekaligus menggagalkan berbagai upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas. Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Komisi I ke Lapas Banyuwangi pada Selasa (14/7).

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila, bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas penunjang keamanan, termasuk area branggang lapas. Dalam kesempatan itu, pihak legislatif juga berdialog dengan jajaran lapas mengenai berbagai upaya penguatan sistem pengamanan.

“Kami mengacungi jempol untuk seluruh petugas Lapas Banyuwangi. Keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkoba berkali-kali dengan berbagai modus ini membuktikan bahwa sistem pengawasan dan integritas petugas di sini berjalan dengan sangat baik. Ini prestasi yang harus dipertahankan,” kata Rifa.

Selain membahas aspek keamanan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah penerapan konsep pidana penjara sebagai ultimum remedium atau upaya terakhir, yang diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi persoalan kelebihan kapasitas (overcapacity) di lembaga pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, menyambut baik perhatian dan dukungan dari Komisi I DPRD Banyuwangi. Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga lapas tetap bersih dari peredaran gelap narkotika.

“Dukungan dari Komisi I DPRD Banyuwangi ini menjadi suntikan motivasi bagi kami. Pengamanan di seluruh area akan terus kami perketat secara konsisten. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba ke dalam lapas,” tegas Solichin.

Di sela kunjungan, rombongan Komisi I DPRD Banyuwangi juga melihat secara langsung program pembinaan kemandirian warga binaan melalui Galeri Jeruji Osing. Beragam hasil karya dipamerkan sebagai wujud pembinaan keterampilan yang terus dikembangkan di dalam lapas.

Marifatul Kamila mengaku terkesan dengan kualitas kain batik hasil karya warga binaan. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan tersebut, ia turut membeli sejumlah kain batik yang diproduksi para warga binaan untuk dibawa pulang. (tim)