Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Bertahan Sejak 1977, Jadi Buruan Wisatawan hingga Luar Kota

qcnzqrepsm_whatsapp-image-2026-05-08-at-202059

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Kuliner ikan asap dan ikan bakar khas Pantai Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, terus menjadi favorit wisatawan. Cita rasa bumbu tradisional yang khas membuat banyak pengunjung rela datang kembali, bahkan memesan hingga luar daerah.

Di Dusun Krajan, Desa Blimbingsari, terdapat sekitar 15 UMKM yang menjajakan ikan bakar dan ikan asap hasil olahan nelayan setempat. Salah seorang pedagang, Ulin (45), mengatakan keberadaan wisata Pantai Blimbingsari ikut membantu peningkatan penjualan para pelaku UMKM.

“Wisatawan banyak yang pulang dari pantai mampir beli ikan bakar. Kalau sudah pernah ke sini biasanya balik lagi karena bumbunya khas,” kata Ulin.

Menurutnya, ciri khas ikan bakar Blimbingsari terletak pada penggunaan racikan bumbu alami tanpa tambahan saus.

“Alhamdulillah sektor pariwisata ikut membantu UMKM. Kalau akhir pekan omzet bisa naik sampai Rp500 ribu bahkan lebih. Terakhir ada pesanan dari Surabaya itu bisa sampai 80 tusuk,” jelasnya.

Salah satu penjual legendaris di kawasan tersebut adalah Mastia (66) yang telah berjualan sejak 1977. Selama hampir lima dekade, ia mempertahankan resep turun-temurun khas Blimbingsari dengan menjual berbagai jenis ikan, seperti ekor merah, banyar, slengseng, hingga kerapu.

Mastia menerangkan, proses memasak menjadi kunci utama kelezatan ikan asap dan ikan bakar buatannya. Ikan segar hasil tangkapan nelayan terlebih dahulu dibakar, kemudian diberi bumbu khas sebelum kembali dipanggang agar bumbu meresap sempurna.

“Bumbu ini resep turun-temurun asli Blimbingsari. Bahannya asem, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, kencur, gula merah, gula putih, cabai besar dan kecil,” terang Mastia.

Cita rasa khas tersebut membuat pelanggan datang dari berbagai daerah, seperti Blitar, Yogyakarta, hingga Sumatera. Pemesanan biasanya dilakukan melalui telepon maupun WhatsApp untuk kemudian dikirim menggunakan kereta api atau bus antarkota.

“Kalau kirim luar kota bisa 50 sampai 150 tusuk sekali pesan. Ada yang lewat kereta, ada yang dititipkan bus. Alhamdulillah aman sampai tiga hari,” katanya.

Selain terkenal lezat, harga ikan bakar di Blimbingsari juga cukup terjangkau. Ikan bakar dijual mulai Rp15 ribu hingga Rp25 ribu, tergantung ukuran. Sementara pepes ikan dibanderol sekitar Rp5 ribu per bungkus.

Kuliner khas pesisir tersebut juga sempat dinikmati Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menghadiri program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Kecamatan Blimbingsari, Kamis (7/5/2026). Ipuk menyebut kuliner tradisional seperti ikan bakar Blimbingsari menjadi salah satu daya tarik wisata Banyuwangi karena menghadirkan pengalaman kuliner autentik bagi wisatawan. (tim)