Program Air Bersih Jangkau Puluhan Kepala Keluarga di Desa Kebondalem
BANYUWANGI (AktualLine.com)–Sebanyak 50 kepala keluarga di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, kini mendapatkan bantuan sambungan rumah (SR) air bersih. Program ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap air layak konsumsi sekaligus meningkatkan kualitas sanitasi.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB). Penyerahan bantuan turut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono.
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada penguatan desa, termasuk mendukung Desa Siaga Bencana di Kebondalem.
“Total anggaran yang digelontorkan untuk Desa Kebondalem ini sekitar Rp200 juta, mencakup pembangunan 50 sambungan rumah dengan panjang jaringan kurang lebih 1,3 kilometer,” jelasnya.
Ia menambahkan, program TJSL tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih.
“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata serta turut mendorong peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat setempat,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, mengapresiasi dukungan PT PLN (Persero) yang selama ini bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam memperluas akses air bersih dan program listrik gratis bagi warga kurang mampu.
“Terima kasih kepada PLN atas kontribusinya selama ini,” kata Mujiono.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemkab Banyuwangi telah memasang ribuan sambungan air bersih gratis bagi masyarakat di berbagai desa melalui anggaran daerah serta dukungan berbagai pihak.
“Selain APBD telah menganggarkan ribuan sambungan air bersih ke rumah warga, pemkab juga didukung CSR dari berbagai pihak. Kolaborasi bersama untuk meningkatkan derajat kualitas kehidupan warga,” kata Mujiono.
Program sambungan rumah air bersih ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperluas layanan dasar di wilayah pedesaan. (tim)
