Ribuan Kembang Endhog Meriahkan Pawai Maulid Nabi di Banyuwangi

IMG-20260911-WA0001

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan di Banyuwangi saat menyaksikan Pawai Endhog-Endhogan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis sore (10/9/2026). Tradisi khas Banyuwangi itu berlangsung meriah dengan iring-iringan kembang endhog yang dibawa dari Pendopo Sabha Swagata Blambangan menuju Kantor Bupati Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran pemerintah daerah, Kementerian Agama, organisasi keagamaan, dan masyarakat turut mengikuti pawai tersebut. Sepanjang rute, iring-iringan disambut antusias warga yang berkumpul di tepi jalan.

Pawai menempuh jarak sekitar tiga kilometer. Kembang endhog berupa telur rebus yang dihias ditempatkan pada batang pohon pisang yang disusun dalam jodhang. Beragam kendaraan, mulai becak hingga sepeda hias, digunakan untuk membawa hiasan tersebut.

Suasana semakin semarak dengan lantunan selawat, iringan rebana, serta musik bernuansa Islami. Peserta pawai juga membagikan telur kepada warga yang menyaksikan di sepanjang perjalanan.

Tradisi tersebut turut menarik perhatian wisatawan mancanegara. Sejumlah wisatawan asing yang kebetulan melintas ikut menyaksikan kemeriahan pawai dan pembagian telur.

“Tradisi ini sangat menarik. Sangat indah,” kesan Roman, wisatawan asal Prancis.

Roman bersama rombongannya berada di Banyuwangi selama tiga hari untuk menikmati sejumlah destinasi wisata serta keindahan alam daerah tersebut.

Bupati Ipuk mengatakan, endhog-endhogan telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Banyuwangi dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Endog-endogan sudah menjadi tradisi Maulid di Banyuwangi. Kegiatan ini bagian dari menjaga tradisi tersebut,” kata Ipuk.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pawai juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

“Ini bagian dari konsep berbagi. Serta ruang untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai unsur yang terlibat dalam perayaan,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan sebelumnya diawali dengan pengajian dan selawatan yang berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. (tim)