Etalase Batik Lokal, Pusat Batik Banyuwangi Resmi Dibuka di Tengah Kota

yjmsetzyfm_whatsapp-image-2026-04-14-at-113916

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Selama lebih dari satu dekade, Pemkab Banyuwangi terus mengembangkan batik lokal melalui berbagai program. Mulai dari workshop bersama kurator nasional, fasilitasi keikutsertaan dalam ajang fashion, hingga dukungan pemasaran digital dan akses permodalan.

Upaya tersebut kini menunjukkan hasil positif. Ekosistem batik Banyuwangi semakin berkembang dengan tumbuhnya para perajin, desainer, serta pasar yang kian luas. Bahkan, batik juga telah masuk dalam pendidikan vokasi di daerah.

Kain batik sendiri telah menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Banyuwangi. Kini, akses terhadap wastra otentik lokal semakin mudah dengan hadirnya Pusat Batik Banyuwangi di tengah kota.

Pusat batik ini berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 263, tepat di depan Kantor Pemkab Banyuwangi. Di tempat tersebut tersedia ratusan kain batik hingga produk fesyen siap pakai dengan berbagai motif khas, seperti Gadjah Oling, Kangkung Setingkes, Paras Gempal, hingga Kopi Pecah.

Pilihan desain yang ditawarkan pun beragam, mulai dari gaya tradisional hingga modern. Teknik pembuatannya juga lengkap, mulai dari batik tulis, lukis, cap, hingga kombinasi.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyampaikan bahwa kehadiran gedung ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan perajin.

“Gedung Pusat Batik ini bukan sekadar bangunan, melainkan simbol komitmen dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas daerah, sekaligus membuka jalan bagi kesejahteraan para perajin batik lokal,” kata Mujiono, Selasa (14/4/2026).

Ia juga menambahkan, “Terima kasih kepada seluruh perajin batik Banyuwangi yang telah bersama-sama memajukan batik lokal menjadi identitas budaya yang membanggakan.”

Sementara itu, pengelola Pusat Batik Banyuwangi, Ratri Jawaness, menjelaskan bahwa galeri tersebut buka setiap hari pukul 08.00–21.00 WIB. Seluruh produk yang dipasarkan telah melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kualitas sekaligus nilai filosofinya.

“Semua batik yang masuk telah dikurasi agar benar-benar mencerminkan budaya Banyuwangi,” jelasnya.

Selain sebagai galeri, Pusat Batik Banyuwangi juga dilengkapi co-working space yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang edukasi serta kegiatan kreatif bagi pelaku industri lokal.

Untuk memperluas pemasaran, pengelola juga memanfaatkan berbagai platform digital, termasuk melalui situs resmi. (tim)