Bupati Ipuk Gelar Bunga Desa di Purwoharjo, Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Penguatan Ekonomi Warga

labodboee__whatsapp-image-2026-04-29-at-124107

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Program “Bunga Desa” (Bupati Ngantor di Desa) kembali digelar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dengan menyasar Kecamatan Purwoharjo, Rabu (29/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ipuk mengunjungi tiga desa, yakni Kradenan, Purwoharjo, dan Glagahagung, dengan membawa berbagai layanan langsung bagi masyarakat.

Kegiatan diawali di Balai Desa Kradenan melalui sarasehan kesehatan mental yang diikuti sekitar 120 peserta dan menghadirkan psikiater. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan penyakit dalam secara gratis yang melibatkan dokter spesialis, seperti Spesialis Obgyn (SpOG) dan Spesialis Jantung (SpJP).

“Dengan pemeriksaan langsung dari dokter spesialis ini, masyarakat yang butuh penanganan atau rujukan bisa langsung tertangani,” kata Ipuk.

“Ini cara kami agar warga desa bisa mendapatkan layanan kesehatan spesialis tanpa harus jauh-jauh ke pusat kota. Dan warga banyak yang memanfaatkan layanan ini,” imbuhnya.

Di sela kegiatan, Ipuk juga menjenguk seorang warga bernama Mamat (45), yang mengalami lumpuh selama tiga tahun akibat kecelakaan kerja setelah terjatuh dari pohon. Ia meminta Direktur RSUD Genteng, Sugiyo, untuk segera membawa Mamat ke rumah sakit guna mendapatkan terapi lanjutan.

“Nanti di rumah sakit bapak mendapat terapi, agar perlahan bisa berjalan lagi. Untuk biaya bapak tenang saja, karena sudah ditanggung negara. Bapak harus semangat untuk bisa sehat lagi,” kata Ipuk.

Ipuk juga meminta Kepala Desa Purwoharjo untuk ikut mendampingi selama masa perawatan, mengingat kondisi keluarga Mamat yang membutuhkan perhatian lebih.

Selain layanan kesehatan, kegiatan Bunga Desa juga diisi dengan penyerahan bantuan alat bantu bagi warga difabel, seperti kursi roda, walker, dan kruk kepada 25 penerima di Desa Purwoharjo. Bantuan serupa juga diberikan di Desa Karetan, termasuk kepada seorang perempuan difabel.

Pada sektor ekonomi, Ipuk meninjau sejumlah potensi lokal, di antaranya budidaya ikan lele milik warga serta greenhouse melon hidroponik di Desa Purwoharjo. Ia juga menyerahkan bantuan bibit manggis kepada petani dalam kunjungan ke lokasi integrated farming yang menggabungkan pertanian dan peternakan.

Tak hanya itu, program ini juga menyasar bidang pendidikan. Di SDN 1 Purwoharjo, Ipuk meninjau pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sekaligus memberikan edukasi kepada guru PAUD terkait wawasan kebangsaan, serta materi kesehatan mental dan reproduksi kepada siswa.

Edukasi lainnya turut diberikan, seperti sosialisasi mitigasi bencana oleh BPBD dan penyuluhan bahaya kebakaran kepada wali murid oleh petugas pemadam kebakaran.

Dalam setiap pelaksanaan Bunga Desa, Pemkab Banyuwangi juga menghadirkan layanan publik terpadu. Masyarakat dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan, pembayaran pajak, perizinan usaha, hingga konsultasi kesehatan secara gratis. (tim)