Perangkat Daerah Diminta Terbuka terhadap Hasil Pengawasan

IMG-20260604-WA0004

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Baru sehari dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono langsung bergerak melakukan koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (3/6/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah.

Salah satu agenda yang dilakukan adalah berdiskusi dengan Inspektorat Banyuwangi. Selain itu, Yayan—sapaan akrab Suyanto—juga meninjau pelaksanaan pelayanan publik di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Menurut Yayan, penguatan tata kelola pemerintahan dan kualitas perencanaan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.

“Sesuai arahan Bupati, bahwa kami diminta untuk terus mengevaluasi hasil pengawasan, memperkuat sistem pengendalian internal, serta menyusun langkah perbaikan untuk tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel di tahun-tahun mendatang,” kata Yayan.

Ia menambahkan, seluruh perangkat daerah harus terbuka terhadap berbagai masukan dan rekomendasi hasil pengawasan agar berbagai kelemahan yang masih ditemukan dapat segera diperbaiki.

“Saya mendapatkan tugas dari pimpinan agar pekerjaan yang terlambat dan tidak sesuai dengan yang diharapkan, disebabkan perencanaan yang tidak baik tahun ini harus dibenahi,” tegas Yayan.

Dalam pertemuan tersebut, Yayan juga menyoroti peran strategis Inspektorat dalam mendukung perbaikan sistem birokrasi melalui fungsi pengawasan, pembinaan, dan evaluasi.

“Inspektorat menjadi kunci strategis dalam memperbaiki sistem kerja birokrasi. Melalui fungsi pengawasan, pembinaan, dan evaluasi, Inspektorat memastikan setiap perangkat daerah menjalankan program sesuai aturan, sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja yang berintegritas,” jelas Yayan saat berdiskusi dengan Inspektur Banyuwangi Choiril Ustadi.

Sementara itu, Choiril Ustadi menegaskan bahwa pengendalian internal merupakan instrumen penting untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai sasaran.

Melalui sistem pengendalian yang baik, pemerintah daerah dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran sekaligus memperkuat integritas sektor publik.

“Tata kelola yang baik harus diiringi dengan pengendalian yang baik pula. Ini akan menjadi sistem yang membantu pemerintah daerah mengidentifikasi risiko, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,” terang Ustadi.

Ia juga menyebutkan bahwa Pemkab Banyuwangi terus melakukan berbagai upaya perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk menindaklanjuti rekomendasi dari KPK dan BPK terkait pengelolaan keuangan daerah.

“Hasil evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi bahan evaluasi bersama agar pemerintah dapat melakukan langkah-langkah perbaikan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” pungkas Ustadi. (tim)