Banyuwangi Miliki Radio Komunitas Koperasi Merah Putih, Resmi Diluncurkan Bakom RI

IMG-20260723-WA0019

BANYUWANGI (AktualLine.com)–Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari meresmikan Radio Komunitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diinisiasi Asosiasi KDKMP Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (22/7/2026). Peresmian tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Asosiasi KDKMP Banyuwangi serta diskusi publik dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional.

Ketua Asosiasi KDKMP Banyuwangi, Imam Maskun, menjelaskan bahwa Radio Merah Putih dirancang sebagai media pelayanan sekaligus komunikasi antara KDKMP dan masyarakat.

Radio tersebut nantinya dapat diakses secara daring melalui situs radiomerahputih.com untuk menyajikan informasi layanan, membuka ruang komunikasi, serta memperkuat interaksi dengan masyarakat.

“Radio ini nantinya menjadi sarana penyampaian informasi seperti harga kebutuhan pokok yang diperbarui setiap hari sehingga masyarakat dapat memperoleh referensi harga secara mudah,” kata Imam.

Muhammad Qodari menyampaikan, keberadaan radio komunitas tersebut diharapkan menjadi wadah pertukaran informasi, tidak hanya bagi para pengurus koperasi, tetapi juga masyarakat luas yang ingin mengikuti perkembangan KDKMP.

“Ini radio komunitas yang diharapkan menjadi medium pertukaran, bukan hanya pengurus, tetapi juga masyarakat bisa mengikuti perkembangan kegiatan koperasi,” ujar Qodari.

Menurutnya, radio tersebut juga akan memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai harga maupun ketersediaan barang di KDKMP.

Ia menambahkan, Bakom RI akan memikirkan mekanisme pengembangan Radio Merah Putih agar dapat terus berkembang dan direplikasi di daerah lain.

“Nanti kami pikirkan bagaimana mekanismenya untuk bisa berkembang dan mudah-mudahan ini bisa bisa ditiru di tempat yang lain,” jelasnya.

Dalam diskusi publik tersebut, sejumlah pengurus dan anggota KDKMP turut menyampaikan berbagai aspirasi. Mereka berharap distribusi barang bersubsidi, seperti gas elpiji, beras, dan minyak goreng, dapat berjalan lebih konsisten dan lancar. Selain itu, mereka juga mendorong percepatan pembangunan KDKMP.

Menanggapi aspirasi tersebut, Qodari memastikan akan menyampaikannya kepada pemerintah pusat.

“Nanti saya akan mengomunikasikan apa yang saya temukan di Banyuwangi kepada Menteri Koperasi untuk bisa difasilitasi, juga kepada Agrinas Pangan yang sangat terlibat dalam tahapan awal pembuatan Koperasi Merah Putih ini,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Suratno, mengungkapkan bahwa perkembangan pembangunan KDKMP di Banyuwangi terus menunjukkan kemajuan.

Dari total 217 desa dan kelurahan di Banyuwangi, sebanyak 17 KDKMP telah beroperasi, 136 koperasi masih dalam proses pembangunan dan telah mengantongi akta pendirian, sedangkan 61 KDKMP lainnya pembangunan fisiknya telah mencapai 100 persen.

“Pemkab Banyuwangi terus memantau perkembangan pembangunan KDKMP melalui data yang diperoleh dari Kodim serta melakukan pendampingan bersama calon manajer koperasi,” ucap Suratno. (tim)